IndonesiaBuzz: Jakarta, 23 Juni 2025 – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menargetkan membantu penerbitan 2.000 sertifikat halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing UMKM di pasar domestik dan global.
Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono mengatakan, hingga periode 2023–2024, BCA telah memfasilitasi sekitar 3.000 sertifikat halal melalui program pelatihan dan kolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
“Dukungan BCA pada UMKM Indonesia juga diwujudkan melalui pengadaan workshop dan fasilitasi penerbitan sertifikasi halal,” kata Antonius dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/6/2025).
Proses sertifikasi halal tersebut difasilitasi melalui pendampingan menyeluruh kepada pelaku UMKM, mulai dari edukasi hingga pengurusan dokumen teknis, untuk memastikan proses berjalan lebih cepat dan efisien.
Selain itu, BCA juga menggelar berbagai kegiatan seperti BCA Expo yang memberi ruang promosi dan penjualan bagi para pelaku UMKM. “Expo itu dua kali dalam setahun. Nanti kita beri ruang mereka untuk berjualan dan berpameran di situ,” ujar Antonius.
Pada kesempatan yang sama, BCA juga melanjutkan Program Inkubasi UMKM BCA Go Export yang telah memasuki tahun ketiga. Program tahun ini diikuti oleh 31 UMKM dari sektor agrikultur, makanan dan minuman, serta kerajinan tangan dari wilayah Jabodetabek dan Lampung.
Program ini bertujuan mendampingi pelaku UMKM untuk menembus pasar ekspor melalui pelatihan, edukasi, serta penguatan jejaring internasional.
“Kami percaya bahwa UMKM Indonesia memiliki potensi untuk berkembang dan berkontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tambah Antonius.
Mengacu data Kementerian Koperasi dan UKM, saat ini terdapat lebih dari 65 juta UMKM di Indonesia, yang menyumbang sekitar 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap 117 juta tenaga kerja.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menyatakan bahwa pemberdayaan UMKM menjadi bagian penting dalam program sosial perusahaan, Bakti BCA.
“BCA percaya, ketika UMKM diberi akses pada program pemberdayaan yang tepat, mereka akan mampu menjawab tantangan sekaligus menciptakan peluang baru, termasuk naik kelas ke tingkat global,” ucap Hera.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, BCA berkomitmen menjadi mitra adaptif dan relevan dalam setiap tahap pertumbuhan pelaku UMKM di Indonesia.







