IndonesiaBuzz: Wonogiri, 29 September 2026 – Sebanyak 48 kepala desa petahana di Kabupaten Wonogiri diperkirakan kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Desember mendatang.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Wonogiri, Djoko Purwidyatmo, mengatakan Pilkades Serentak 2026 akan digelar di 50 desa yang tersebar di 18 kecamatan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 48 desa masih memiliki kepala desa petahana yang secara ketentuan dapat kembali mengikuti kontestasi.
“Dari 50 desa tersebut, ada 48 petahana yang kami perkirakan akan maju lagi dalam Pilkades Serentak mendatang,” kata Djoko, Selasa (29/9/26).
Namun, Djoko menegaskan status tersebut belum berarti para petahana otomatis menjadi calon kepala desa. Mereka tetap harus mengikuti seluruh tahapan pencalonan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dua Desa Dipastikan Tanpa Petahana
Dua desa dipastikan tidak akan diikuti kepala desa petahana.
Pertama, Desa Wonoharjo, Kecamatan Nguntoronadi. Kepala desa setempat tidak dapat kembali mencalonkan diri karena telah menjabat selama tiga periode berturut-turut.
Kedua, Desa Kedungombo, Kecamatan Baturetno. Jabatan kepala desa di wilayah tersebut kosong setelah kepala desa meninggal dunia.
Dengan kondisi tersebut, kedua desa tersebut akan membuka ruang bagi calon-calon baru untuk mengikuti kontestasi Pilkades Serentak 2026.
Meski demikian, Dinas PMD belum dapat memastikan berapa banyak petahana yang benar-benar akan mendaftarkan diri. Pasalnya, tahapan pendaftaran calon kepala desa baru akan dimulai pada 5 Oktober 2026.
“Namun, status tersebut belum berarti mereka secara otomatis menjadi calon karena tetap harus mengikuti seluruh tahapan pencalonan sesuai ketentuan,” ujar Djoko.
Ia mengatakan, sejauh ini mulai terlihat sejumlah nama yang berpotensi menjadi pesaing petahana. Namun, nama-nama tersebut belum dapat diumumkan karena proses pendaftaran belum dibuka.
“Sementara ini ada yang muncul. Tapi kan belum pendaftaran, hanya baru kelihatan awalnya,” katanya.
Pemkab Mulai Matangkan Persiapan
Pilkades Serentak 2026 menjadi salah satu agenda pemerintahan desa yang tengah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Wonogiri.
Dinas PMD telah melakukan koordinasi dengan panitia Pilkades di 50 desa yang akan menggelar pemilihan. Koordinasi juga dilakukan bersama jajaran pemerintah kecamatan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan.
Selain aspek pencalonan, pemerintah daerah juga mempersiapkan pengamanan selama seluruh rangkaian Pilkades.
Dinas PMD berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Polres Wonogiri untuk menjaga situasi tetap kondusif, termasuk melakukan pemetaan terhadap wilayah yang memiliki tingkat kerawanan berbeda.
Polres Wonogiri juga telah melakukan pemetaan melalui jajaran kepolisian di tingkat polsek.
“Dari Forkopimda kemarin sudah kita penandatanganan bersama. Tentunya juga koordinasi terus dengan Polres Wonogiri,” kata Djoko.
Calon dan Masyarakat Diminta Patuhi Aturan
Djoko berharap seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026 dapat berlangsung sesuai regulasi. Ia mengingatkan masyarakat maupun calon kepala desa untuk mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan.
Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan menjadi salah satu faktor penting agar proses pemilihan berlangsung tertib dan tidak menimbulkan persoalan.
“Berjalan tertib, aman, damai, lancar. Tidak ada sesuatu hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Dengan pendaftaran calon yang dijadwalkan mulai 5 Oktober, peta persaingan Pilkades di 50 desa tersebut diperkirakan akan semakin terlihat setelah tahapan pencalonan resmi dibuka. Hingga saat ini, Dinas PMD masih menempatkan 48 petahana sebagai pihak yang berpotensi kembali berkontestasi, sementara kepastian pencalonan tetap menunggu proses pendaftaran.







