IndonesiaBuzz: Klaten 23 Juni 2025 – Nama Koripan selama ini dikenal luas sebagai sentra pandai besi di Kabupaten Klaten, meski secara administratif nama itu tidak tercantum dalam pembagian wilayah. Wilayah yang disebut sebagai Koripan mencakup tiga desa, yaitu Desa Kranggan dan Keprabon di Kecamatan Polanharjo, serta Desa Segaran di Kecamatan Delanggu.
“Nama Koripan itu ada, tetapi secara administrasi kebetulan tidak ada. Itu adalah sebutan dari keraton,” ujar Kepala Desa Kranggan, Gunawan Budi Utomo, belum lama ini.
Gunawan menjelaskan bahwa nama Koripan dahulu merupakan nama sebuah pasar yang berdiri di tengah Desa Kranggan. Pasar tersebut berada di atas tanah perdikan milik keraton. Kini, bekas lahan pasar telah beralih fungsi menjadi kompleks masjid.
Aktivitas pandai besi di kawasan tersebut telah berlangsung sejak abad ke-16 dan diwariskan secara turun-temurun oleh warga setempat. Dua nama yang sering disebut sebagai tokoh awal keahlian pandai besi adalah Empu Supo dan Empu Korip. Menurut Gunawan, Empu Supo dikenal sebagai pembuat senjata untuk keraton, sedangkan Empu Korip lebih banyak membuat alat-alat pertanian.
“Empu Korip merupakan panjak dari Empu Supo di abad ke-16. Kalau Empu Supo itu membuat senjata dari keraton. Kalau Empu Korip membuat alat-alat pertanian,” kata Gunawan.
Pandangan serupa disampaikan Dosen ISI Surakarta, Kuntadi Wasi Darmojo. Dalam diskusi kesejarahan pada Festival Gandon Kiai Korip yang digelar di Kranggan, Selasa 20 Mei 2025, ia menyebut Empu Korip sebagai empu keris dari era Mataram Islam yang berkontribusi besar dalam pembuatan tosan aji atau senjata pusaka.
“Tidak dipungkiri bahwa sampai detik ini ada satu kegiatan di Koripan yang menjadi sentra kerajinan pandai besi. Ini tidak lepas dari seorang tokoh yakni Empu Korip,” kata Kuntadi.
Ia menyebut bahwa Empu Korip menerima penghargaan dari keraton berupa tanah bengkok atas kontribusinya. Untuk menghormati warisan budaya tersebut, Kuntadi mendorong warga setempat agar mendirikan museum sebagai bentuk pelestarian sekaligus penghormatan terhadap sejarah Empu Korip.







