IndonesiaBuzz: Surabaya, 1 Januari 2025 – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk introspeksi dan mengevaluasi berbagai kekurangan serta kendala yang dihadapi sepanjang tahun 2024. Hal ini disampaikan dalam acara dzikir, sholawat, dan doa bersama menjelang Tahun Baru 2025 di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa (31/12).
“Kita harus terus memperbaiki diri, mengevaluasi diri untuk bisa lebih baik lagi di tahun depan,” ujar Pj Gubernur Jatim
Adhy menyebut tahun 2024 sebagai periode penuh keberhasilan bagi Jawa Timur. Berbagai pencapaian besar diraih, termasuk pelaksanaan Pemilu Presiden, Pemilu Legislatif, dan Pilkada Serentak yang berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
“Mari bersama-sama mengungkapkan syukur kepada Allah SWT. Berkat rahmat-Nya, Jawa Timur mampu menjadi provinsi yang aman, damai, tenteram, serta sejahtera. Semua ini tak lepas dari kolaborasi, sinergi, dan persatuan masyarakat,” ungkap Adhy.
Dari sisi ekonomi, Jawa Timur menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan III 2024 mencapai 4,91 persen secara tahunan (y-o-y) dan 1,72 persen secara kuartalan (q-to-q). Realisasi investasi juga meningkat, dengan kenaikan 2,0 persen secara y-o-y dan 11,3 persen secara kumulatif hingga September 2024.
Adhy juga mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di Jawa Timur berhasil ditekan hingga 9,79 persen pada Maret 2024, sementara kemiskinan ekstrem turun menjadi 0,66 persen. “Ini adalah capaian yang patut kita syukuri bersama,” ujarnya.
Adhy menyampaikan bahwa indeks pembangunan manusia (IPM) Jawa Timur mencapai 75,35 pada 2024, meningkat 0,94 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan peningkatan kualitas sumber daya manusia di provinsi tersebut.
Berbagai keberhasilan ini, lanjutnya, merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat.
Adhy juga mengajak semua pihak untuk menyongsong tahun 2025 dengan penuh harapan. “Kita melangkah dengan lembaran baru untuk mewujudkan visi Jatim berakhlak, maju, mendunia, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Acara dzikir dan doa bersama ini juga menjadi momen spiritual yang istimewa karena bertepatan dengan Bulan Rajab 1446 Hijriyah. Adhy mengimbau masyarakat untuk memulai tahun baru dengan semangat spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Untuk diketahui dalam acara ini turut dihadiri Plh Sekdaprov Jatim, kepala perangkat daerah Pemprov Jatim, pimpinan BUMD, perwakilan Forkopimda, Ketua PWNU Jatim, dan Imam Besar Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Dzikir dan doa bersama ini ditutup dengan harapan agar roda pemerintahan dan pembangunan di Jawa Timur terus berjalan lancar, aman, dan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.







