IndonesiaBuzz: Madiun, 15 Desember 2024 – Alun-Alun Madiun menjadi pusat kebersamaan saat ribuan warga menghadiri Pengajian Umum dan Istighosah, Sabtu malam (14/12/2024).
Acara ini mengangkat tema “Sosialisasi Peningkatan Toleransi dalam Kehidupan Beragama dan Bermasyarakat,” bertujuan memperkokoh keharmonisan sosial di tengah keberagaman.
Dalam suasana penuh khidmat, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., sebagai penceramah utama, menyampaikan pesan tentang pentingnya toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
“Toleransi bukan sekadar menghormati perbedaan, tetapi bagaimana kita menjalin kerja sama untuk menciptakan kehidupan yang damai,” ujarnya.
Hadir pula Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto, bersama jajaran Forkopimda. Dalam sambutannya, Eddy menegaskan pentingnya memperkuat nilai-nilai toleransi sebagai kunci keharmonisan masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menguatkan nilai-nilai toleransi yang menjadi kunci keharmonisan masyarakat di Kota Madiun,” ucapnya.
Acara ini juga diramaikan dengan penyerahan piagam dan sertifikat Tahsinul Qiro’ah oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Madiun, sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang berhasil menyelesaikan pelatihan membaca Al-Qur’an.
Program ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan literasi keagamaan di masyarakat.
Gelaran ini diselenggarakan oleh Pj. Wali Kota Madiun bersama Kabakesbangpol Provinsi Jawa Timur dan mendapat antusiasme tinggi, tidak hanya dari warga Kota Madiun, tetapi juga dari berbagai daerah lain.
Hal ini mencerminkan dukungan besar terhadap nilai-nilai toleransi yang diusung.
Melalui momentum ini, Kota Madiun kembali menegaskan posisinya sebagai teladan dalam membangun keharmonisan sosial di tengah keberagaman.
Kegiatan keagamaan yang inklusif ini menjadi pengingat bahwa keberagaman adalah anugerah yang harus dirayakan bersama, dengan nilai-nilai toleransi sebagai fondasi untuk hidup berdampingan secara damai dan sejahtera. [Tim/Zay]







