IndonesiaBuzz: Madiun, 9 November 2024 – Calon Wali Kota Madiun, Inda Raya Ayu Miko Saputri, mengadakan kunjungan khusus ke Padepokan IKS PI Kera Sakti di Buduran, Mejayan, Jumat (8/11/2024).
Dalam kunjungannya, Inda Raya disambut langsung oleh Ketua Umum IKS PI Kera Sakti, Bambang Sunarya, bersama sejumlah pengurus dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Inda Raya membuka silaturahmi dengan dialog santai, mengungkapkan bahwa kunjungannya adalah untuk menjalin silaturahmi sekaligus memohon doa restu atas pencalonannya sebagai Wali Kota Madiun.
Ia juga berharap dapat berdiskusi tentang upaya mempromosikan pencak silat sebagai warisan budaya yang harus lebih dikenal oleh masyarakat luas.
“Kami hadir di sini untuk menjalin silaturahmi, sekaligus mohon doa restu atas langkah saya dalam Pilkada 2024. Semoga segala prosesnya berjalan lancar dan hasilnya membawa manfaat bagi warga Madiun,” ujarnya.
Selain membahas pencalonannya, Inda Raya juga menyinggung perkembangan olahraga bela diri di Kota Madiun, terutama pencak silat.
Ia menyoroti masih adanya perguruan yang belum tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan berharap hal ini bisa diatasi bersama.
“Saya sudah berbicara dengan beberapa perguruan silat di Madiun. Ternyata, ada yang belum bergabung dalam IPSI. Ini menjadi PR bersama agar jargon Kota Pendekar bisa benar-benar menjadi kekayaan budaya sekaligus daya tarik lokal di Kota Madiun,” tambahnya.
Ketua Umum IKS PI Kera Sakti, Bambang Sunarya, turut menyampaikan dukungan terhadap program yang mendorong pelestarian budaya lokal, terutama bela diri.
Ia menyebutkan bahwa IKS PI Kera Sakti telah berkembang pesat hingga memiliki 270 cabang di seluruh Indonesia dan beberapa cabang di luar negeri.
“Dengan gotong royong, IKS PI Kera Sakti berdiri mandiri hingga seperti sekarang. Kami harap Mbak Inda nanti bisa mendukung rencana pemugaran rumah induk guru besar kami, Bapak Totong Kiem Darto, di Jalan Merpati 45 Madiun, agar menjadi cagar budaya,” kata Bambang.
Bambang juga mengajak seluruh anggota IKS PI untuk menjaga kondusivitas kota menjelang Pilkada.
Acara ramah tamah ini ditutup dengan kegiatan ziarah ke makam guru besar, yang diikuti oleh seluruh jajaran pengurus pusat IKS PI Kera Sakti. @narulata







