IndonesiaBuzz: Kesehatan – Momen Ramadhan, sering kali dimanfaatkan sejumlah orang untuk melakukan diet. Sembari puasa, mereka juga berharap dapat menurunkan berat badan dari terbatasnya jam makan, serta asupan makan ataupun minum yang berkurang.
Namun, kasus itu malah memberi hasil sebaliknya pada beberapa orang. Mereka mengaku malah bertambah berat badan saat puasa.
Hal tersebut bukannya tidak mungkin, sebab kita mungkin tidak menyadari memasukkan makanan atau minuman apa saja saat sahur dan berbuka puasa. Memang tidak selalu berhasil, akan tetapi jika kamu menginginkan tampil ramping saat Lebaran nanti, sebaiknya kamu menghindari beberapa jenis makanan ini saat sahur:

Makanan Tinggi Gula
Makanan dengan kandungan gula tinggi seperti aneka olahan gorengan, roti manis, dan minuman bersoda sebaiknya dihindari. Konsumsi makanan ini saat sahur dapat meningkatkan kadar gula darah secara drastis, menyebabkan rasa lemas saat menjalani puasa, dan membuat nafsu makan meningkat saat berbuka puasa.

Makanan Olahan
Makanan olahan seperti sosis, kornet, dan nugget sering menjadi pilihan praktis untuk sahur. Namun, makanan ini mengandung kalori dan garam tinggi yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan meskipun jumlahnya sedikit.
Makanan Tinggi Sodium (Garam)
Makanan yang mengandung tinggi sodium seperti makanan asin sebaiknya dikurangi. Sodium memiliki sifat menahan air, sehingga dapat menyebabkan retensi cairan dan peningkatan berat badan.
Makanan Tinggi Lemak
Hindari makanan yang mengandung tinggi lemak seperti gorengan, santan, dan kue manis. Sebagai gantinya, konsumsilah makanan yang mengandung banyak protein dan serat agar nafsu makan terkontrol dan tetap menjaga berat badan.

Makanan Instan
Makanan instan seperti mie instan dan bubur instan juga sebaiknya dihindari, meskipun jenis makanan ini sangat membantu ketika memangkas waktu saat sahur. Sebab, kandungan tinggi sodium (garam) dalam makanan instan, dapat mengakibatkan dehidrasi dan meningkatkan nafsu makan saat berbuka puasa.
Dengan menghindari jenis makanan tersebut, diharapkan dapat membantu menjaga keberhasilan program diet saat menjalani ibadah puasa. @wara-e





