IndonesiaBuzz: Semarang, 14 Maret 2024 – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar tradisi tarawih keliling (tarling) dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1445 Hijriyah. Dalam upaya mempererat kebersamaan umat muslim di wilayah tersebut, tarling ini akan melintasi 18 putaran, dimulai dari Wisma Perdamaian, Selasa (12/3/2024) dan berakhir di kompleks DPU BMCK pada tanggal 4 April 2024.
Acara tarling tahun 2024 dibuka secara resmi oleh Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana. Selain dihadiri oleh para pegawai dan unsur Forkopimda di lingkungan pemerintah provinsi, kegiatan ini juga disambut antusias oleh masyarakat sekitar yang turut beribadah di Wisma Perdamaian, Jalan Imam Bonjol.
Nana Sudjana menyampaikan pentingnya bulan Ramadan sebagai ajang untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Allah.
“Ramadan adalah penghulu atau sayyidus syuhur dari seluruh bulan dalam satu tahun. Saya ajak jemaah menjadikan bulan ini sebagai wahana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah dengan memperbanyak amalan, salah satunya adalah salat tarawih,” ungkap Nana.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Musta’in Ahmad, juga menguatkan pesan tersebut. Baginya, Ramadan adalah anugerah dari Allah yang dapat memperkuat keimanan umat.
“Keimanan bisa menjadi tebal atau tipis. Ramadan adalah jalan tol yang diberikan Allah kepada orang beriman untuk mencapai kedudukan muttaqin (bertakwa). Malamnya kita melaksanakan salat tarawih, paginya kita berpuasa,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah, KH Ahmad Darodji, menggarisbawahi pentingnya keikhlasan dalam menjalani ibadah Ramadan. Menurutnya, hanya dengan niat yang tulus, setiap amal baik yang dilakukan akan bernilai ibadah.
“Di bulan Ramadan ini, mari manfaatkan sebaik mungkin setiap indra kita untuk memperkuat iman. Kalau motivasi kita tulus, maka setiap langkah positif yang kita ambil akan menjadi ibadah,” pungkas Darodji.
Tradisi tarawih keliling ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum beribadah, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi di antara umat muslim Jawa Tengah. Dengan semangat kebersamaan dan ketulusan dalam beribadah, diharapkan umat muslim dapat memperoleh berkah dan ampunan di bulan Ramadan yang penuh berkah ini.







