IndonesiaBuzz : Madiun, 9 April 2026 – Sebanyak 93 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun resmi mengucapkan sumpah dan janji jabatan, Kamis (9/4/2026), di Pendopo Muda Graha. Momentum ini menjadi penegasan komitmen aparatur negara dalam menjalankan tugas dengan disiplin dan integritas.
Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan, status sebagai PNS bukan sekadar simbol administratif, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Menjadi PNS bukan tentang status atau seragam, tetapi tentang pengabdian dan tanggung jawab kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan, disiplin menjadi fondasi utama dalam birokrasi yang menentukan kualitas kinerja dan kepercayaan publik.
“Disiplin adalah napasnya birokrasi. Tanpa disiplin tidak ada kinerja, tanpa kinerja tidak ada kepercayaan,” tegasnya.
Selain itu, Hari juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan kewenangan. Ia meminta para aparatur tidak menyalahgunakan jabatan yang diemban.
“Jangan pernah menyalahgunakan jabatan. Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat,” imbuhnya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, melaporkan komposisi PNS yang diambil sumpah terdiri dari 87 formasi umum, satu lulusan IPDN, dan lima lulusan Politeknik Transportasi Darat Indonesia. Sebagian besar di antaranya berasal dari sektor kesehatan.
Heru menjelaskan, pengambilan sumpah merupakan bagian dari manajemen kepegawaian yang memiliki konsekuensi moral dan hukum bagi setiap ASN dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.
Ia juga mengungkapkan masih adanya pelanggaran disiplin di kalangan ASN, mulai dari manipulasi absensi hingga penurunan kinerja pasca pengangkatan. Kondisi tersebut menjadi catatan penting agar tidak terulang pada PNS yang baru diambil sumpahnya.
Pemerintah Kabupaten Madiun berharap, melalui pengambilan sumpah ini, para PNS dapat bekerja profesional, menjaga kepercayaan masyarakat, serta berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, sehat, dan berorientasi pada pelayanan publik. (@Arn/Tim)







