IndonesiaBuzz: Madiun, 25 Desember 2024 – Dalam rangka memenuhi hak bagi narapidana dan anak binaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menggelar rangkaian kegiatan pemberian Remisi Khusus Hari Raya Natal dan Pengurangan Masa Pidana Khusus Hari Raya Natal Tahun 2024. Kegiatan ini diselenggarakan serentak melalui Zoom Meeting, Rabu (25/12).
Sebanyak 18 warga binaan beragama Nasrani di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Madiun, di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Kantor Wilayah Jawa Timur, menerima remisi sebagai bentuk penghargaan atas perilaku baik dan kontribusi positif selama masa penahanan. Remisi ini merupakan wujud kebijakan pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada narapidana yang telah menunjukkan perubahan dan ketaatan terhadap aturan.
Penyerahan remisi Natal dilaksanakan di Gereja Oikumene Lapas Pemuda Madiun. Secara simbolis, remisi diserahkan oleh Budi Ruswanto selaku perwakilan, dan acara ini dihadiri oleh pejabat struktural, pegawai staf, serta para narapidana beragama Nasrani di Lapas Pemuda Madiun.
Dalam sambutannya, Budi Ruswanto menegaskan pentingnya keadilan dan penghargaan terhadap upaya perbaikan diri warga binaan, sebagaimana disampaikan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Remisi yang diberikan pada Hari Natal ini adalah bentuk penghargaan atas usaha dan perilaku positif yang telah ditunjukkan oleh para narapidana. Ini juga sejalan dengan semangat Natal yang membawa pesan perdamaian dan pengampunan,” ujar Budi.
Pemberian remisi Natal tidak hanya dianggap sebagai pengurangan masa hukuman, tetapi juga sebagai kesempatan kedua bagi narapidana untuk memperbaiki diri dan bersiap kembali ke masyarakat. Diharapkan melalui remisi ini, para narapidana dapat termotivasi untuk terus berkontribusi dalam proses pembinaan dan rehabilitasi.
Ekspresi kebahagiaan tampak di wajah para narapidana yang menerima remisi. Mereka mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini dan menyatakan tekad untuk terus menjadi individu yang lebih baik di masa depan. (Hms/Red)







