IndonesiaBuzz : Madiun, 18 September 2025 – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai mitra kritis pemerintah dalam menjaga nilai demokrasi.
Hal itu ia sampaikan saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Wilayah Jawa Timur di Pendopo Muda Graha, Kabupaten Madiun, Kamis (18/9/2025).
Kegiatan yang mengusung tema “Membangun BEM SI Jawa Timur yang Inklusif, Sinergis, dan Kolaboratif dalam Menjawab Tantangan Zaman” ini dihadiri Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, Wali Kota Madiun Dr. Drs. H. Maidi, Wakil Wali Kota F. Bagus Panuntun, Ketua DPRD Kabupaten Madiun, serta perwakilan mahasiswa dari 15 kampus di Jawa Timur.
Emil mengapresiasi semangat mahasiswa dalam mengawal isu publik dan menegaskan bahwa suara mahasiswa berfungsi sebagai pengawas jalannya pemerintahan.
“Mahasiswa hadir untuk mengingatkan kami agar tidak melanggar sumpah. Suara mahasiswa menjadi check and balance yang efektif bagi jalannya pemerintahan,” ujarnya.
Bupati Madiun Hari Wuryanto menyambut baik forum tersebut. Menurutnya, Rakerwil BEM SI Jatim diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang bisa ditindaklanjuti pemerintah.
“Kami berharap kegiatan ini benar-benar sesuai tema, membangun kondisi yang inklusif dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Kami yakin hasil Rakerwil ini nanti akan menghasilkan rekomendasi penting, dan mudah-mudahan kami bisa melaksanakannya dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Koordinator Wilayah BEM SI Jatim, Muhammad Takomadin dari Universitas Islam Lamongan, menegaskan bahwa forum ini bertujuan memperkuat gerakan mahasiswa dalam mengawal isu-isu kerakyatan.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengawal isu-isu kerakyatan di tingkat nasional, daerah, dan regional, serta merumuskan gerakan kita ke depan. Hasil rapat kerja nanti akan kita kawal ke DPRD Jatim maupun pemerintah provinsi,” jelasnya.
Ia menambahkan, sejumlah isu utama akan dibahas, seperti perbaikan infrastruktur di Lamongan dan Madura, serta perhatian terhadap aktivitas pertambangan di Pulau Kangean.
Menurutnya, BEM SI Jatim akan bergerak serentak melalui enam wilayah koordinasi: Surabaya Raya, Malang Raya, Pantura, Madura Raya, Tapal Kuda, dan Mataraman.
Dengan kehadiran Emil Dardak serta jajaran kepala daerah, Rakerwil BEM SI Jatim diharapkan memperkuat kolaborasi mahasiswa dan pemerintah, sekaligus menghasilkan rekomendasi konkret untuk menjawab tantangan pembangunan Jawa Timur. (Arn/Tim)




