Sunday, June 14, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Humaniora Historia

Waduk Lalung: Wisata dan Sejarah Kampung Tenggelam

by Eko Sigit
September 27, 2025
Reading Time: 2 mins read
Auto Draft

Waduk Lalung di Kelurahan Lalung, Kabupaten Karanganyar. (foto dok IB)

IndonesiaBuzz: Karanganyar, 27 September 2025 – Di Desa Lalung, Kecamatan Karanganyar, Waduk Lalung membentang tenang, memantulkan langit sore yang jingga. Namun, di balik ketenangan itu, tersimpan jejak kampung tua yang kini hanya ada dalam ingatan: Kampung Kembangan.

Sarwanto, tokoh masyarakat setempat, mengenang kampung yang hilang itu. “Dulu ada pasar, sawah, jalan, sampai makam. Sekarang semuanya tertutup air waduk,” katanya, Jumat (26/9/25). Warga Kampung Kembangan direlokasi ke berbagai tempat: barat dan timur waduk, kawasan Taman Pancasila, hingga Pondokrejo. “Nyebar ke mana-mana. Ada yang ke timur waduk, ke barat, dan sampai ke kota Karanganyar,” imbuhnya.

Jejak kehidupan kampung itu kadang muncul ketika musim kemarau panjang. “Kalau pas kering banget, makamnya sempat kelihatan, tapi hanya satu-dua,” ujar Sarwanto. Fenomena ini mirip dengan Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri, meski jejak Kembangan lebih samar akibat sedimen yang menumpuk.

Berdasarkan catatan sejarah, Waduk Lalung dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1940 dan rampung 1942, dengan tujuan utama irigasi pertanian. Air waduk berasal dari Sungai Jetis yang mengalir dari barat, namun ironisnya warga Desa Lalung sendiri jarang mendapat manfaat langsung. Aliran air lebih banyak digunakan untuk wilayah Jaten dan Mojolaban, Sukoharjo. “Warga Lalung harus pakai pompa diesel jika ingin mengambil air,” kata Supardiyanto, warga setempat.

BeritaTerkait

Kraton Surakarta Gelar Kirab Malam Selikuran, Padukan Ritual, Budaya, dan Syiar Islam

Sadranan Kajoran Jadi Simbol Sinergi Warga dan Karaton Surakarta

Meski begitu, seiring waktu, Waduk Lalung bertransformasi menjadi ruang publik dan objek wisata alternatif. Sunset dari tepi waduk menjadi magnet pengunjung, terutama pada akhir pekan. Sedimen lumpur dimanfaatkan untuk membuat batu bata, sementara area yang surut digunakan untuk menanam padi dan menggembala ternak. Aktivitas memancing juga ramai dilakukan, dengan ikan seperti nila, mujair, gabus, dan wader kecil.

“Sekarang kalau sore ramai sekali. Banyak yang datang untuk mancing atau melihat matahari terbenam. Suasananya seperti di pantai,” kata Supardiyanto.

Generasi muda mungkin tidak banyak yang mengingat Kampung Kembangan, tapi bagi warga lama, cerita itu tetap hidup. Di balik permukaan air yang tenang, ada sejarah dan identitas yang tak bisa dipisahkan dari Desa Lalung. “Waduk ini memang bermanfaat, tapi masyarakat perlu tahu bahwa dulu pernah ada kehidupan di sini,” tutupnya.(red)

Tags: Desa LalungkarangayarKecamatan KaranganyarWaduk Gajah Mungkur di WonogiriWaduk Lalung
Share226SendScan

Trending

Persinga Ngawi Melaju ke 16 Besar, Dimas Galih Antar Laskar Ketonggo Tundukkan Porsiba 2-0
Sport

Persinga Ngawi Melaju ke 16 Besar, Dimas Galih Antar Laskar Ketonggo Tundukkan Porsiba 2-0

10 hours ago
Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT sebagai Tersangka Baru Korupsi MBG, Dugaan Mark Up Pengadaan Kian Menguak
News

Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT sebagai Tersangka Baru Korupsi MBG, Dugaan Mark Up Pengadaan Kian Menguak

20 hours ago
Pertamina Pastikan Pertalite Aman, Distribusi Nasional Berjalan Normal
Uncategorized

Pertamina Pastikan Pertalite Aman, Distribusi Nasional Berjalan Normal

20 hours ago
Auto Draft
Halo Jatim

Stasiun Caruban Perkuat Konektivitas Transportasi Kabupaten Madiun

23 hours ago
Massa Mahasiswa Bertahan di Thamrin hingga Malam, Aksi di Bundaran HI Berlangsung Kondusif di Bawah Pengawalan Ketat
News

Massa Mahasiswa Bertahan di Thamrin hingga Malam, Aksi di Bundaran HI Berlangsung Kondusif di Bawah Pengawalan Ketat

2 days ago
Indonesiabuzz.com

Enter your email address

TERBARU

Persinga Ngawi Melaju ke 16 Besar, Dimas Galih Antar Laskar Ketonggo Tundukkan Porsiba 2-0

Persinga Ngawi Melaju ke 16 Besar, Dimas Galih Antar Laskar Ketonggo Tundukkan Porsiba 2-0

June 14, 2026
Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT sebagai Tersangka Baru Korupsi MBG, Dugaan Mark Up Pengadaan Kian Menguak

Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT sebagai Tersangka Baru Korupsi MBG, Dugaan Mark Up Pengadaan Kian Menguak

June 13, 2026

TERPOPULER

SD Al Husna IFDS Madiun Konsisten Bentuk Generasi Berkarakter dan Berprestasi

CV. Bangkit Apresiasi Pemkot Madiun Batalkan Tender Gedung Rawat Inap

Persinga Ngawi Buka Asa Lolos 16 Besar, Hajar Persiker Keerom 3-0 di Stadion Ketonggo

Kyai Kolo Dete: Misteri Leluhur Bocah Gimbal Dieng

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In