IndonesiaBuzz: Tegal, 30 Desember 2024 – Rombongan pendaki asal Brebes, Jawa Tengah, mendapat sanksi tegas berupa blacklist atau larangan mendaki Gunung Slamet melalui jalur Permadi Guci.
Sanksi ini diberikan setelah mereka diketahui meninggalkan salah satu anggota rombongan yang mengalami hipotermia saat mendaki.
Peristiwa ini viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Tiktok dan Instagram, salah satunya oleh akun @folkkonoha pada Minggu (29/12/2024).
Unggahan tersebut langsung menuai sorotan warganet, dengan lebih dari 40,7 ribu likes, 692 komentar, dan 552 kali dibagikan ulang dalam waktu kurang dari 24 jam.
Kronologi Kejadian
Ketua Divisi Adventure Permadi Guci, Faisal, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada Senin (23/12/2024) di Pos 4 jalur pendakian Gunung Slamet via Permadi Guci.
Faisal mengungkapkan, pihaknya menerima informasi adanya pendaki yang mengalami masalah di Pos 4, sekitar pukul 14.00 WIB.
Ia juga menjelaskan, rombongan pendaki tektok itu berjumlah delapan orang. Mereka berasal dari Kecamatan Salem dan Kersana, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Mereka mendaki Gunung Slamet via basecamp Permadi Guci, Tegal.
“Alasan rombongan pendaki tektok asal Brebes di-blacklist karena logistik yang dibawa kurang memadai.” ujarnya.
Rombongan ini dinilai melanggar aturan pendakian karena tidak membawa logistik yang memadai. Yang lebih fatal, mereka meninggalkan seorang teman yang mengalami hipotermia dan menitipkannya kepada pendaki lain.
“Yang fatal dari rombongan pendaki ini karena meninggalkan satu temannya yang mengalami hipotermia dan menitipkan ke rombongan pendaki lain,” tegas Faisal.
Sempat Tak Mengaku
Menurut Faisal, awalnya rombongan pendaki tidak mengakui tindakan mereka saat dimintai keterangan oleh relawan basecamp. Namun, setelah didesak, mereka akhirnya mengakui telah meninggalkan satu anggota rombongan.
“Kami menurunkan lima relawan untuk menjemput pendaki yang ditinggalkan di Pos 4. Untungnya, kondisi korban bisa ditangani dengan cepat,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, basecamp Permadi Guci memutuskan untuk memberikan sanksi blacklist kepada seluruh anggota rombongan. Mereka dilarang mendaki melalui jalur ini selama lima tahun.
“Keputusan mem-blacklist sesuai peraturan dari Basecamp Permadi Guci. Ketika mendaki ke Gunung Slamet maka dilarang meninggalkan rombongan, bagaimanapun kondisinya.” kata Faisal. “Rombongan pendaki tektok asal Brebes ini kami blacklist atau dilarang melakukan pendakian via jalur Permadi Guci selama lima tahun. Semuanya kami blacklist, delapan orang,” imbuhnya.
Aturan dan Imbauan Pendakian Gunung Slamet
Faisal menegaskan bahwa aturan pendakian di Gunung Slamet melarang keras meninggalkan anggota rombongan dalam kondisi apa pun. Pendaki juga diwajibkan membawa peralatan dan logistik sesuai standar operasi prosedur (SOP).
Lebih lanjut, ia mengimbau pendaki Gunung Slamet, khususnya pendaki tektok via jalur Permadi Guci, agar melengkapi perbekalan dan peralatan sesuai SOP pendakian. Hal itu perlu dilakukan, terutama di musim cuaca ekstrem seperti sekarang, dengan hujan, kabut, dan angin kencang.
Sementara itu, pendakian tektok via jalur Permadi Guci untuk sementara waktu ditutup hingga cuaca kembali kondusif. Namun, pendakian dengan sistem camping masih diizinkan dengan pengawasan ketat.
“Sementara waktu, pendakian tektok ke Gunung Slamet via Permadi Guci, ditutup karena cuaca di atas juga kurang kondusif.” ungkapnya. “Sedangkan untuk kondisi pendakian, saat ini, aman, khususnya yang nge-camp,” pungkas Faisal.
Apa Itu Hipotermia?
Hipotermia adalah kondisi berbahaya di mana suhu tubuh turun drastis akibat paparan dingin dalam waktu lama. Gejala yang sering muncul meliputi menggigil, kebingungan, dan kelelahan ekstrem. @indonesiabuzz







