IndonesiaBuzz: Wonogiri, 15 Juni 2025 – Duka menyelimuti keluarga seorang remaja asal Desa Gambiranom, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, setelah putra mereka, RAK (16), ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di perairan Waduk Gajah Mungkur (WGM), Sabtu (14/6/2025) sore.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, menjelaskan bahwa insiden tragis itu terjadi saat korban memancing bersama tiga temannya di area Waduk Gajah Mungkur, tepatnya di wilayah Desa Glesungrejo, Kecamatan Baturetno.
Semula, keempat remaja tersebut memancing di pinggiran waduk. Namun, RAK dan seorang temannya memutuskan untuk menggunakan perahu yang terparkir di tepi waduk guna menjangkau area tengah perairan, dengan harapan mendapat hasil pancingan yang lebih banyak. Dua rekan mereka sempat mengingatkan agar tidak melanjutkan niat tersebut karena dinilai berbahaya, namun peringatan itu tidak diindahkan.
Setelah menempuh jarak sekitar 100 meter dari tepian, perahu yang ditumpangi korban dihantam gelombang besar yang tiba-tiba datang. Guncangan tersebut membuat korban terjatuh ke dalam air. Meski temannya berusaha menolong dengan mengulurkan tongkat bambu, korban yang panik tidak berhasil meraihnya dan akhirnya tenggelam.
Warga setempat yang mendengar teriakan minta tolong segera menghubungi tim SAR. Proses pencarian dimulai pada pukul 17.45 WIB, melibatkan relawan SAR Baturetno dan warga sekitar. Setelah pencarian selama hampir dua jam, korban berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada pukul 19.15 WIB.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke daratan,” ungkap Fuad saat dikonfirmasi pada Minggu (15/6/2025). Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas Baturetno. Hasil visum menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Fuad menegaskan bahwa korban meninggal murni akibat kecelakaan air. Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.







