IndonesiaBuzz: Klaten, 15 Januari 2024 – Tragedi kecelakaan maut antara kereta Api Gaya Baru Malam Selatan dan sebuah mobil Agya mengguncang Desa Taji, Kecamatan Prambanan, Klaten pada malam Minggu (14/1/2024). Dalam peristiwa naas tersebut, dua nyawa melayang, yang tak lain adalah seorang ayah dan anak, keduanya merupakan warga Duri Kulon, Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Kedua korban yang bernama Dimas (24) dan Bakron Mastaji (51) tewas di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan. Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Klaten Iptu Slamet Riyadi, Dimas terlempar dari dalam mobil, sedangkan sang ayah ditemukan terjepit di dalam mobil yang rusak parah.
“Saya evakuasi yang di luar. Tadi satu di luar, mungkin terlempar dan satu terjepit,” ungkap relawan Bulan Sabit Merah Prambanan, Nasir, kepada detikJateng.
Nasir juga menjelaskan bahwa setelah kejadian, dirinya dan relawan lainnya segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Sayangnya, kedua korban sudah dinyatakan meninggal dunia saat dievakuasi.
“Korban sudah meninggal dunia. Yang satu karena terjepit kita butuh kehati-hatian, kalau kita gulingkan bagaimana tapi alhamdulilah bisa,” terang Nasir.
Diki, seorang warga lainnya, menambahkan bahwa satu orang dari korban sudah berada di luar mobil dan ditutup dengan kardus. Sementara itu, yang terlempar dari mobil adalah yang lebih muda, yakni Dimas.
“Yang di luar yang anak muda (Dimas), satunya di bawah mobil,” ungkap Diki.
Benturan hebat antara kereta Api Gaya Baru Malam Selatan dan mobil Agya menyebabkan kondisi mobil hancur berkeping-keping dan tidak berbentuk lagi. Tak hanya itu, mobil bernomor polisi L 1465 JF juga terseret hingga 25 meter dari lokasi tabrakan, menggambarkan seberapa kerasnya benturan yang terjadi.
“Itu terseret sekitar 15-25 meter,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Klaten Iptu Slamet Riyadi.







