IndonesiaBuzz: Sebuah tragedi memilukan menimpa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok yang berada di dalam bus Trans Putera Fajar. Kecelakaan maut itu terjadi pada Sabtu (11/5) malam dan menelan korban jiwa sebanyak 11 orang.
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan yang mengguncang masyarakat tersebut diduga dipicu oleh rem blong. Aznal, Kepala Bagian Hukum dan Humas Ditjen Perhubungan Darat, menjelaskan bahwa bus oleng hingga menabrak sepeda motor dari arah berlawanan, sebelum akhirnya terguling. Ditjen Hubdat Kemenhub menduga bahwa rem blong menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut. Hal ini diperkuat dengan tidak adanya jejak rem di tempat kejadian.
Fakta-Fakta Terkait Bus Trans Putera Fajar
- Kondisi Bus Tidak Layak: Bus tersebut telah mengalami keluhan teknis sebelumnya, termasuk masalah AC yang tidak berfungsi dan lampu yang kurang terang. Bahkan, sebelum kejadian, bus sempat mogok di tengah perjalanan.
- Regulasi Terlampaui: Masa berlaku uji KIR bus tersebut sudah kedaluwarsa, menunjukkan bahwa bus tidak memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.
- Pilihan Pihak Sekolah: Meskipun telah menggunakan perusahaan otobus (PO) yang berbeda sebelumnya, pihak sekolah memilih bus Trans Putera Fajar untuk perjalanan ini, dengan keyakinan bahwa bus tersebut layak. Namun, tragisnya, keputusan ini berujung pada musibah yang memilukan.
- Pentingnya Uji Berkala: Kemenhub menegaskan pentingnya setiap PO bus melakukan uji berkala armada demi keamanan penumpang. Namun, bus ini tidak melakukan uji berkala perpanjangan sesuai ketentuan.
Imbauan Keselamatan
Kementerian Perhubungan mengimbau setiap perusahaan otobus untuk memprioritaskan keselamatan penumpang dengan menjalani uji berkala secara rutin. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno, menegaskan perlunya penggunaan sabuk keselamatan dalam angkutan umum guna mengurangi risiko kecelakaan fatal.
Tragedi kecelakaan ini menjadi cambuk bagi otoritas terkait dan pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan dan penegakan regulasi guna mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan. Semoga para korban dapat beristirahat dengan tenang dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. @cinde



