IndonesiaBuzz: Jombang, 30 September 2025 – Pemerintah Kabupaten Jombang melakukan aksi cepat merespons anjloknya harga tomat di tingkat petani. Pada Senin (29/9/25), Bupati Warsubi memimpin pembelian 250 kilogram tomat hasil panen yang kemudian dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Pembagian dilakukan di dua lokasi, yaitu area pelayanan Dispendukcapil dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jombang. Paket tomat diberikan kepada warga yang tengah mengurus administrasi maupun pekerja sekitar TPA.
“Dengan langkah ini, petani tetap bisa memperoleh hasil, sekaligus diharapkan harga tomat kembali normal,” ujar Bupati Warsubi.
Masyarakat menyambut baik aksi ini. Salah seorang warga yang sedang mengurus akta kematian di Dispendukcapil mengungkapkan rasa syukur, “Matur nuwun Abah Bupati tomatnya, Alhamdulillah, tadi saya sedang mengurus dokumen, tiba-tiba dapat tomat.”
Harga tomat sempat turun drastis dari Rp 20.000 per kilogram menjadi Rp 2.000 per kilogram di tingkat petani karena panen serentak di sejumlah sentra produksi Jawa Timur, seperti Mojokerto, Kediri, dan Malang. Selain itu, petani juga menghadapi serangan hama dan penyakit yang mengancam produktivitas tanaman.
Aksi borong dan bagi-bagi tomat ini dinilai sebagai solusi jangka pendek yang menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan petani sekaligus kebutuhan pangan masyarakat. (red)







