Wednesday, August 12, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

KPK Periksa Rudi Tanoe Bersama Auditor BPKP, Dalami Dugaan Korupsi Bansos Beras PKH

by Yudi
August 12, 2026
Reading Time: 3 mins read
KPK Periksa Rudi Tanoe Bersama Auditor BPKP, Dalami Dugaan Korupsi Bansos Beras PKH

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) memeriksa Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT) alias Rudi Tanoe, Selasa (11/8/26). (foto: Istimewa).

IndonesiaBuzz: Jakarta, 12 Agustus 2026 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) memeriksa Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT) alias Rudi Tanoe, Selasa (11/8/26).

Pemeriksaan terhadap Rudi Tanoe berlangsung di Gedung Merah Putih KPK. Ia diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pengadaan dan penyaluran bantuan sosial (bansos) beras Program Keluarga Harapan (PKH).

KPK menggandeng auditor BPKP dalam pemeriksaan tersebut untuk mendalami proses pengadaan dan distribusi bansos sekaligus menghitung potensi kerugian keuangan negara.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan Rudi Tanoe salah satunya berkaitan dengan proses penghitungan kerugian negara yang diduga muncul akibat perbuatan melawan hukum dalam pengadaan dan penyaluran bansos.

BeritaTerkait

Pria Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol di Ladang Wonogiri, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

IKA Unipma Periode 2026–2030 Dikukuhkan, Fokus Perkuat SDM Madiun

“Dalam pemeriksaan kali ini dilakukan oleh penyidik bersama auditor BPKP untuk keperluan penghitungan kerugian keuangan negara yang diakibatkan dalam dugaan perbuatan melawan hukum para pihak dalam proses pengadaan penyaluran bansos beras,” kata Budi.

Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mendalami mekanisme distribusi beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

KPK sebelumnya menemukan dugaan adanya perubahan mekanisme penyaluran yang tidak sesuai dengan perjanjian antara penyedia jasa dan Kementerian Sosial (Kemensos).

Berdasarkan kontrak, penyaluran bansos beras seharusnya dilakukan hingga ke rumah masing-masing penerima atau secara door to door. Namun, distribusi yang dilakukan sejumlah vendor diduga hanya sampai di kantor kelurahan.

“Dalam kontraknya seharusnya bansos itu sampai dengan rumah ke rumah para penerima bantuan sosial. Yang artinya kontrak itu harusnya sampai ke door to door,” ujar Budi.

Menurut dia, praktik di lapangan diduga berbeda dengan ketentuan yang telah disepakati. Sejumlah distributor atau vendor disebut tidak menyalurkan bantuan hingga titik penerima, melainkan hanya sampai kantor kelurahan.

“Penyaluran yang dilakukan oleh para distributor ini, para vendor yang mengerjakan pengadaan penyaluran bansos beras ini tidak sampai ke titik penerima tapi hanya sampai di kelurahan-kelurahan,” katanya.

Kondisi tersebut, lanjut Budi, diduga menyebabkan mekanisme penyaluran bergeser dari kontrak yang disepakati antara Kemensos dan penyedia jasa.

Selain mekanisme distribusi, penyidik dan auditor BPKP turut mendalami nilai kontrak serta biaya yang semestinya dikeluarkan dalam proses penyaluran bansos.

Pendalaman tersebut dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya selisih biaya maupun pembiayaan yang dinilai tidak wajar dan berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.

“Didalami berkaitan dengan nilai kontrak, kemudian biaya wajar yang seharusnya dikeluarkan dalam proses penyaluran bansos dan sebagainya karena memang kebutuhannya untuk penghitungan kerugian keuangan negara,” kata Budi.

Pemeriksaan Rudi Tanoe pun menjadi bagian dari rangkaian penyidikan KPK dalam mengusut perkara tersebut sekaligus menghitung besaran potensi kerugian negara.

Rudi Tanoe datang ke Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.52 WIB untuk memenuhi panggilan penyidik.

Sebelumnya, Rudi sempat meminta pemeriksaan dijadwalkan ulang dari agenda pekan sebelumnya dengan alasan menjalani pemeriksaan kesehatan.

Setelah menjalani pemeriksaan, Rudi menegaskan bahwa dirinya hadir dalam kapasitas sebagai saksi.

“Saya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka yang lain itu saja ya. Selebihnya silakan ke penyidik atau ke penasihat hukum saya,” kata Rudi.

Penasihat hukum Rudi Tanoe, Irjen Pol Ricky Herbert Parulian Sitohang, mengatakan pemeriksaan berlangsung lancar. Menurut dia, kliennya bersikap kooperatif dan memberikan klarifikasi atas hal-hal yang ditanyakan penyidik.

“Berjalan dengan sangat baik. Kooperatif, kita kan dari pihak penyidik juga kooperatif semuanya. Jadi enggak ada hal-hal yang signifikan,” ujar Ricky.

Ricky menyebut seluruh hal yang dibutuhkan penyidik telah dijelaskan dalam pemeriksaan. Namun, ia enggan mengungkap jumlah pertanyaan yang diajukan karena merupakan bagian dari materi penyidikan.

“Yang penting kita sudah klarifikasi, sudah selesai semua. Semua kita jelaskan, enggak ada hal-hal yang signifikan. Kita kan saksi pada yang lain, bukan yang bersangkutan, tapi kepada yang lain memberikan penjelasan,” katanya. @yudi

KPK hingga kini masih mendalami rangkaian pengadaan dan penyaluran bansos beras tersebut. Penghitungan bersama auditor BPKP juga terus dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya kerugian keuangan negara serta besaran kerugian yang ditimbulkan dalam perkara tersebut.

Tags: Auditor BPKPbansosBeras PKHKorupsiKPKPeriksaRudi Tanoe
Share219SendScan

Trending

KPK Periksa Rudi Tanoe Bersama Auditor BPKP, Dalami Dugaan Korupsi Bansos Beras PKH
News

KPK Periksa Rudi Tanoe Bersama Auditor BPKP, Dalami Dugaan Korupsi Bansos Beras PKH

1 hour ago
Pria Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol di Ladang Wonogiri, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian
News

Pria Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol di Ladang Wonogiri, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

1 hour ago
IKA Unipma Periode 2026–2030 Dikukuhkan, Fokus Perkuat SDM Madiun
News

IKA Unipma Periode 2026–2030 Dikukuhkan, Fokus Perkuat SDM Madiun

13 hours ago
Madiun Perkuat Penanganan Stunting dengan Digitalisasi Posyandu
News

Madiun Perkuat Penanganan Stunting dengan Digitalisasi Posyandu

14 hours ago
Bupati Madiun Lepas 38 Pramuka ke Jambore Nasional XII
News

Bupati Madiun Lepas 38 Pramuka ke Jambore Nasional XII

14 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

KPK Periksa Rudi Tanoe Bersama Auditor BPKP, Dalami Dugaan Korupsi Bansos Beras PKH

KPK Periksa Rudi Tanoe Bersama Auditor BPKP, Dalami Dugaan Korupsi Bansos Beras PKH

August 12, 2026
Pria Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol di Ladang Wonogiri, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

Pria Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol di Ladang Wonogiri, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

August 12, 2026

TERPOPULER

Pemkab Ngawi Revitalisasi Kepatihan Berusia Hampir Dua Abad, Fokus Pulihkan Keaslian Bangunan Cagar Budaya

Wushu Ngawi Pertahankan Gelar Juara Umum di Skanega Elite Championship 2026

Persinga Ngawi U-17 Bidik Tiket Nasional di Soeratin Cup Jatim 2026

PT Rizkitama Tirta Fastabiq Konsolidasikan Pembangunan Dapur MBG, Perkuat Standar ISO dan Komitmen Mutu

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In