IndonesiaBuzz: 23 Juni 2025 – Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Snap Inc, resmi mengakuisisi Saturn, sebuah aplikasi kalender sosial yang populer di kalangan pelajar sekolah menengah atas (SMA) dan mahasiswa. Akuisisi ini menandai langkah strategis Snap dalam memperluas fitur sosial Snapchat dengan menambahkan integrasi penjadwalan yang lebih interaktif dan relevan bagi generasi muda.
Informasi akuisisi ini pertama kali diberitakan oleh Engadget dan dikonfirmasi Snap kepada TechCrunch pada Jumat (20/6/2025). Meski begitu, nilai transaksi tidak diungkapkan kepada publik.
Dalam pernyataannya, Snap menyampaikan bahwa Saturn akan tetap beroperasi sebagai aplikasi mandiri. Namun, keahlian tim Saturn dalam pengembangan sistem kalender akan mulai diintegrasikan ke Snapchat dengan pendekatan yang lebih inovatif.
“Saturn berhasil menghadirkan pengalaman penjadwalan yang dinamis dan sosial. Kami melihat ini sebagai peluang untuk memperkuat konektivitas pengguna Snapchat di kehidupan nyata,” ujar juru bicara Snap melalui surat elektronik kepada TechCrunch.
Saturn didirikan pada tahun 2018 dan telah menciptakan sistem penjadwalan real-time yang memungkinkan pelajar berbagi jadwal kelas, kegiatan ekskul, latihan, hingga acara pribadi dengan teman-teman sekelas mereka tanpa perlu bertukar gambar atau file secara manual. Data terbaru menunjukkan sekitar 80 persen SMA di Amerika Serikat telah menggunakan Saturn secara aktif.
Snap juga memastikan hampir seluruh tim pengembang Saturn, yang berjumlah mendekati 30 orang, akan bergabung sebagai bagian dari perusahaan.
Saturn sebelumnya telah memperoleh pendanaan senilai 44 juta dolar AS dari berbagai investor ternama, termasuk General Catalyst, Insight Partners, Coatue, Bezos Expeditions milik Jeff Bezos, CEO Uber Dara Khosrowshahi, Marc Benioff, hingga Ashton Kutcher melalui Sound Ventures.
Langkah akuisisi ini dinilai sebagai bagian dari upaya Snap untuk tetap relevan di tengah kompetisi aplikasi sosial yang semakin ketat, khususnya dengan generasi muda yang semakin membutuhkan fitur multifungsi dalam satu platform.







