Tuesday, April 28, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News Peristiwa

Ribuan Warga Berebut Gunungan di Puncak Sekaten Surakarta 2025

by Redaksi IndonesiaBuzz
September 5, 2025
Reading Time: 3 mins read
Ribuan Warga Berebut Gunungan di Puncak Sekaten Surakarta 2025

Grebeg Mulud Kraton Kasunanan Surakarta. (Foto: IB)

IndonesiaBuzz: Surakarta, 5 September 2025 – Ribuan warga memadati halaman Masjid Agung Surakarta, Jawa Tengah, Jumat, 5 September 2025 (12 Rabiulawal 1447 H). Sorak riuh membuncah begitu doa usai dikumandangkan sebuah gunungan jaler langsung menjadi rebutan. Lambaian tangan, teriakan, dan tumpukan badan beradu cepat menyambar sayur-mayur di puncak perayaan Sekaten 2025 Kraton Kasunanan Surakarta itu.

Dua pasang gunungan, sepasang jaler (laki-laki) dan sepasang estri (perempuan) dikirab para abdi dalem dari Kraton menuju Masjid Agung untuk didoakan. Seusai doa, satu gunungan jaler dibiarkan “dirayah” warga di halaman masjid. Tiga gunungan lainnya dibawa kembali menuju Kori Kamandungan Kraton untuk kembali diperebutkan oleh masyarakat yang sudah menanti.

Setiap tahun, kraton yang dipimpin SISKS. Pakoe Boewono XIII tersebut rutin menggelar Grebeg Maulud dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Tahun ini, Maulid bertepatan dengan Jumat, 5 September 2025. Di Surakarta, prosesi Grebeg menjadi puncak rangkaian Sekaten sebuah tradisi berusia ratusan tahun yang memadukan syiar keagamaan dan budaya Jawa.

Grebeg Maulud adalah Ekspresi Syukur Kraton Surakarta

Makna simbolik gunungan ditegaskan Pengageng Sasana Wilapa, KPA. H. Dani Nur Adiningrat. “Gunungan dalam tradisi Grebeg Maulud menggambarkan bahwa hidup ini tidak bisa lepas dari laki-laki dan perempuan,” ujarnya usai prosesi Grebeg Maulud.

BeritaTerkait

Korban Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Bertambah, 4 Meninggal Dunia

KAI Ungkap Kronologi Tabrakan Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur

Ia menjelaskan, gunungan jaler berisi sayur-sayuran mentah kacang panjang, terong, wortel, cabai, dan lainnya sebagai representasi peran laki-laki.

“Sedangkan gunungan istri (perempuan) adalah makanan siap saji. Artinya, istri harus mampu menerima hasil dari suami untuk keluarganya,” kata Dani.

Ia menambahkan, Grebeg Maulud adalah ekspresi syukur Kraton atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. “Makanya gunungan ini ditempatkan pada tanggal 12 Rabiulawal. Jadi puncaknya di tanggal 12,” ujarnya.

Harapannya, lanjut Dani, simbol-simbol yang hadir dalam Grebeg dapat ditangkap maknanya oleh masyarakat. “Harapan kita masyarakat menjadi tenteram, damai. Negara kita juga akan tenteram dan damai,” tuturnya.

Gunungan adalah Sedekah

Sementara itu, di tengah suhu politik nasional yang menghangat, KPA. Hari Andri Winarso Wartonagoro, salah seorang Sentono Dalem Kraton Surakarta menilai Sekaten relevan sebagai cermin etika kekuasaan dan relasi rakyat–negara.

“Gunungan itu sedekah, bukan pamer kuasa. Ia mengajarkan bahwa mandat tertinggi dalam politik adalah mendistribusikan berkah, bukan menumpuk simbol. Kalau kebijakan publik menyinggung rasa keadilan, Sekaten mengingatkan pemimpin untuk menata ulang niat: melayani, bukan dilayani,” ujar Wakil Direktur Utama Indonesiabuzz.com itu.

Menurutnya, dua gunungan jaler dan estri adalah metafor keseimbangan: kekuatan dan welas asih, ketegasan dan empati, checks and balances yang seharusnya hadir dalam desain kekuasaan.

“Gamelan Sekaten syahadatain menegaskan sumber legitimasi: keimanan, keadaban, dan kepercayaan rakyat. Di tengah gejolak, akuntabilitas dan transparansi mesti jadi tempo yang menuntun langkah negara,” katanya.

Ia menutup dengan ajakan merawat iklim dialog. “Grebeg mengajak orang ramai ‘berebut berkah’ dengan tertib. Politik pun semestinya memberi akses adil pada kesejahteraan bukan memonopoli rezeki, apalagi menutup ruang dengar. Jika Sekaten bisa menyatukan istana dan rakyat, negara juga bisa merapat ke rakyat tanpa kekerasan dan tanpa kehilangan wibawa.”

Meski zaman berganti, animo publik tak surut. Tiap tahun, warga dari berbagai penjuru tetap datang, sebagian membawa keluarga, berharap secuil berkah dari gunungan yang mereka bawa pulang. Di situ, tradisi bekerja sebagai ingatan kolektif warisan leluhur dirawat, kebersamaan dirayakan, dan syukur dikukuhkan tepat di jantung kota Solo, di bawah bayang Masjid Agung dan tembok Kraton. @indonesiabuzz

Tags: berita surakartaGrebeg MauludKeraton SoloKraton SurakartasekatenSolo
Share224SendScan

Trending

Korban Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Bertambah, 4 Meninggal Dunia
News

Korban Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Bertambah, 4 Meninggal Dunia

1 minute ago
KAI Ungkap Kronologi Tabrakan Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur
News

KAI Ungkap Kronologi Tabrakan Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur

13 minutes ago
BREAKING NEWS: KRL dan Argo Bromo Anggrek Tabrakan di Bekasi Timur, Evakuasi Penumpang Berlangsung
Peristiwa

BREAKING NEWS: KRL dan Argo Bromo Anggrek Tabrakan di Bekasi Timur, Evakuasi Penumpang Berlangsung

29 minutes ago
Prabowo Lantik Pejabat Baru Kabinet Merah Putih, Reshuffle Berlanjut di Sektor Strategis
News

Prabowo Lantik Pejabat Baru Kabinet Merah Putih, Reshuffle Berlanjut di Sektor Strategis

6 hours ago
Lapas Wonogiri Peringati HBP ke-62, Tegaskan Komitmen Pemasyarakatan Berintegritas
News

Lapas Wonogiri Peringati HBP ke-62, Tegaskan Komitmen Pemasyarakatan Berintegritas

7 hours ago
Indonesiabuzz.com

Enter your email address

TERBARU

Korban Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Bertambah, 4 Meninggal Dunia

Korban Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Bertambah, 4 Meninggal Dunia

April 28, 2026
KAI Ungkap Kronologi Tabrakan Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur

KAI Ungkap Kronologi Tabrakan Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur

April 28, 2026

TERPOPULER

PTUN Surabaya Batalkan Rekomendasi Camat dalam Sengketa Pengisian Perangkat Desa Tirak

Satpol PP Ngawi Layangkan SP-1 ke Outlet 23 HWG, Diduga Langgar Izin Penjualan Miras

Mediasi Tuntas, Kandang Ayam Petelur di Rejomulyo Tetap Beroperasi dengan Syarat Ketat

Anggota DPR RI Tinjau Korban Puting Beliung di Ngawi, Salurkan Bantuan dan Soroti Mitigasi Bencana

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In