IndonesiaBuzz : Madiun, 30 Agustus 2026 – Ribuan pengamal Sholawat Wahidiyah dari berbagai daerah di Jawa Timur memadati Alun-Alun Reksogati Caruban, Sabtu (29/8/2026).
Mereka mengikuti Mujahadah Nisfussanah dan doa bersama sebagai rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta HUT ke-81 RI.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dengan rangkaian pembacaan sholawat dan doa. Acara tersebut dipimpin Kyai Abdul Madjid Ali Fikri, Pengasuh Ponpes Almunadhoroh, Kedunglo, Kediri.
Mewakili Bupati Madiun, Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun Sigit Budiarto menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi kesempatan untuk menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai tersebut, menurutnya, mencakup kepemimpinan hingga hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Dengan meneladani beliau, kita dapat membangun masyarakat yang penuh kasih sayang, keadilan, dan persaudaraan,” ungkapnya.
Peringatan Maulid juga dipadukan dengan momentum HUT ke-81 RI sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.
Sigit mengajak generasi penerus melanjutkan perjuangan tersebut melalui karya nyata untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Menurut Sigit, lantunan sholawat dan doa yang dipanjatkan bersama diharapkan turut memperkuat silaturahmi serta persatuan.
Pemkab Madiun juga mendorong penguatan tiga pilar persaudaraan, yakni Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah, dan Ukhuwah Insaniyah.
Dalam doa bersama, para jemaah mendoakan Kabupaten Madiun dan bangsa Indonesia agar senantiasa mendapat keberkahan, terhindar dari bencana, serta diberi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Rangkaian Mujahadah Nisfussanah dan doa bersama tersebut menjadi bagian dari peringatan keagamaan sekaligus momentum kebangsaan yang mempertemukan ribuan pengamal Sholawat Wahidiyah di Kabupaten Madiun. (@Arn/Kominfo)







