IndonesiaBuzz: Madiun, 31 Agustus 2026 – Polres Madiun Kota memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Muhlisin Polres Madiun Kota, Senin (31/8/26). Peringatan tersebut tidak hanya diisi tausiah, tetapi juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan pengemudi ojek online (ojol).
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu mengusung tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Melalui Polri Presisi Kita Mewujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Sebanyak kurang lebih 127 peserta mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Tausiah disampaikan Ustadz Moch. Taufiq Badri, Lc. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
Nuansa humanis terlihat ketika rangkaian Maulid diisi dengan bakti sosial. Santunan diberikan kepada anak-anak yatim piatu dari Panti Asuhan Nurul Madani, Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, serta pengemudi ojol.
Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama W.P. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Madiun Kota turut menyerahkan santunan secara langsung, di antaranya kepada anak yatim perempuan dan pengemudi ojol wanita.
Kapolres mengatakan peringatan Maulid Nabi menjadi momentum penting bagi personel Polri untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam menjalankan tugas. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dalam perilaku anggota kepolisian ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk mencontoh dan mengamalkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri yang senantiasa hadir memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rizki.
Ia menilai nilai keteladanan Rasulullah seperti kejujuran, kepedulian, kesabaran, dan kasih sayang relevan untuk diterapkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Melalui semangat Polri Presisi, kami ingin terus membangun kedekatan dengan masyarakat,” katanya.
Rizki berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat memperkuat keimanan dan ketakwaan seluruh personel sekaligus meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Menurutnya, kedekatan antara kepolisian dan masyarakat tidak hanya dibangun melalui pelaksanaan tugas keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian sosial serta kegiatan yang memperkuat hubungan antarelemen masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi di Masjid Al-Muhlisin tersebut pun menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara Polres Madiun Kota, Bhayangkari, dan masyarakat. Semangat keteladanan Rasulullah diharapkan dapat diterjemahkan dalam tindakan nyata, terutama melalui pelayanan kepolisian yang humanis dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Kridho S/Koresponden Madiun).







