IndonesiaBuzz: Bojonegoro, 14 Agustus 2025 – Kota Bojonegoro semakin dikenal dengan sebutan “Kota Ledre” karena camilan tradisional khasnya yang telah menjadi identitas ikonik kabupaten di ujung barat Jawa Timur ini. Ledre bukan sekadar jajanan, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang membanggakan.
Menurut pemerhati sejarah Bojonegoro Tempo Doeloe, A. Wahyu Rizkiawan, ledre merupakan camilan khas yang tidak ditemukan di kota lain.
“Ledre mulai populer pada tahun 1930-an sebagai produk industri rumah tangga di Kecamatan Padangan, Bojonegoro. Nama ledre sendiri dipercaya berasal dari bunyi yang terdengar saat adonan tipis disentuhkan ke pemanggang,” ujarnya, Senin (10/8/25).
Salah satu produsen ledre, Suciati (55), menjelaskan bahwa pembuatan ledre membutuhkan ketelatenan dan keahlian khusus. Adonan tipis dimasak di atas wajan datar dengan api kecil hingga matang, kemudian digulung dengan rapi sebelum dingin. Camilan ini memiliki aroma pisang khas, tekstur renyah, dan daya tahan lama jika disimpan di tempat kering.
“Bahannya dari campuran tepung beras, santan, gula, dan pisang. Kalau matang, teksturnya renyah dengan rasa manis dan aroma pisang yang khas,” kata Suciati.
Damiati, Kabid Pelestarian Budaya Dinas Kebudayaan Kabupaten Bojonegoro, menambahkan bahwa ledre tidak hanya sebagai camilan, tetapi juga identitas budaya. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) telah mengajukan ledre sebagai warisan budaya tak benda ke Kementerian Kebudayaan, dan disetujui pada akhir tahun lalu.
“Ledre khas Bojonegoro, maka harus diperkuat dan dipatenkan sebagai milik kita secara sah. Kini ledre sudah tercatat sebagai warisan budaya tak benda yang membanggakan,” jelas Damiati, Selasa (12/8/25).
Ledre sering disajikan dalam acara adat, pertemuan keluarga, dan menjadi simbol keramahan masyarakat Bojonegoro. Dengan cita rasa khas yang tak terlupakan, camilan ini menjadi warisan kuliner yang patut dilestarikan. Bagi wisatawan yang berkunjung ke Bojonegoro, membawa pulang ledre menjadi buah tangan yang istimewa. (M. Tohir/Koresponden Bojonegoro)



