IndonesiaBuzz: Wonogiri, 1 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten Wonogiri menggelar puncak peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025 di GOR Giri Mandala, Selasa (30/9/25). Kegiatan dipimpin langsung Bupati Wonogiri Setyo Sukarno bersama Wakil Bupati Imron Rizkyarno, Sekretaris Daerah FX Pranata, serta ratusan relawan pencinta lingkungan. Aksi bersih bersih dilakukan secara gotong royong sebagai upaya mengembalikan fungsi ruang publik agar tetap asri dan nyaman.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo mengingatkan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah. Ia menekankan, tindakan sederhana seperti memilah sampah di rumah akan berdampak besar jika dilakukan secara konsisten.
“World Cleanup Day bukan hanya tentang memungut sampah sehari, tapi momentum membangun kesadaran kolektif. Dari hal kecil seperti memilah sampah, dampaknya akan besar bagi keberlanjutan lingkungan dan anak cucu kita,” ujar Setyo.
Data Dinas Lingkungan Hidup Wonogiri mencatat, timbulan sampah sepanjang 2024 mencapai 127.166,54 ton. Dari jumlah tersebut, baru 56,74 persen yang berhasil terkelola. Rinciannya, 17,43 persen tertangani pemerintah daerah melalui pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sementara 39,31 persen diolah masyarakat lewat komposting, bank sampah, maupun budidaya maggot.
Meski demikian, praktik lama dengan sistem kumpul angkut buang masih mendominasi. Akibatnya, beban TPA semakin berat dan sarana prasarana pendukung kian tidak mencukupi. Bahkan, TPA Ngadirojo diperkirakan hanya mampu beroperasi hingga tahun ini.
Bupati Setyo menegaskan perlunya pergeseran paradigma pengelolaan sampah.
“Sudah saatnya kita tinggalkan pola lama. Mari beralih ke sistem 3R (reduce, reuse, recycle). Sampah harus dikelola sejak dari sumbernya, baik di rumah tangga, desa, sekolah, hingga kawasan. Dengan begitu, kita bisa menuju zero waste, tidak ada lagi sampah yang keluar dari kawasan,” tandasnya.
Peringatan WCD 2025 di Wonogiri ini tidak sekadar menjadi ajang aksi bersih, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama. Dengan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, diharapkan kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan semakin mengakar demi kelestarian bumi. (Yudi S/Koresponden Wonogiri)







