IndonesiaBuzz: Ponorogo, 12 Mei 2025 – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ponorogo menggelar aksi demonstrasi damai pada Jumat (9/5/2025) sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi memprihatinkan bangunan Puskesmas Selur, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo.
Padahal, puskesmas tersebut baru diresmikan lima bulan lalu.Ketua Umum HMI Cabang Ponorogo, Nanda Dwi Yanuari, menyatakan bahwa proyek pembangunan senilai Rp9,5 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) diduga dikerjakan dengan mutu rendah.
“Ini bentuk kepedulian kami terhadap kualitas pelayanan publik. Kami membawa dokumen lengkap, mulai dari kronologi pembangunan hingga foto-foto kerusakan terbaru. Semua sudah kami serahkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk ditindaklanjuti,” ujar Nanda kepada awak media usai menyerahkan laporan.
Setelah dari Kejaksaan, delapan anggota HMI melanjutkan audiensi ke Kantor DPRD Kabupaten Ponorogo.
Mereka diterima langsung oleh Ketua DPRD, Dwi Agus Prayitno, bersama sejumlah pimpinan dan anggota Komisi D.
Dalam pertemuan itu, HMI mendesak DPRD agar menggelar rapat dengar pendapat (hearing) dengan semua pihak terkait pembangunan Puskesmas Selur, termasuk pelaksana proyek dan tim pengawas.
“DPRD menyatakan siap menindaklanjuti laporan kami dan akan memanggil CV pelaksana serta tim pengawas pembangunan,” tambah Nanda.
HMI berharap laporan ini tak hanya menghasilkan klarifikasi teknis, tetapi juga mengungkap kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun pelanggaran hukum dalam pelaksanaan proyek tersebut.







