IndonesiaBuzz: 24 November 2023 – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendominasi hasil survei terbaru yang dilakukan oleh Lembaga Survei Nasional (LSN). Mereka unggul jauh dari dua pasangan lainnya, yaitu Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Survei yang digelar pada 5-12 November 2023 di 38 provinsi di Indonesia ini menunjukkan bahwa Prabowo-Gibran mendapatkan dukungan 42,1% responden. Sementara itu, Ganjar-Mahfud hanya dipilih oleh 28,8% responden dan Anies-Cak Imin didukung oleh 25,2% responden. Sebanyak 3,9% responden masih belum menentukan pilihan.
Direktur Eksekutif LSN Gema Nusantara Bakry mengatakan bahwa peta elektabilitas ini menunjukkan kemungkinan besar Pilpres 2024 akan berlangsung dua putaran. Namun, ia juga tidak menutup kemungkinan Prabowo-Gibran bisa menang dalam satu putaran saja, mengingat tren elektabilitas dan sentimen positif yang terus meningkat.
“Prabowo-Gibran menjadi satu-satunya paslon yang paling berpeluang menang dalam satu putaran saja,” kata Gema dalam rilis hasil survei secara daring, Jumat (24/11/2023).
Gema juga mengatakan bahwa Prabowo-Gibran semakin menguat ketika disimulasikan berhadapan dengan dua pasangan lainnya secara head to head. Jika masuk putaran kedua, Prabowo-Gibran akan mengalahkan Ganjar-Mahfud dengan perolehan 53,6% berbanding 37,3%. Jika berhadapan dengan Anies-Cak Imin, Prabowo-Gibran akan menang telak dengan perolehan 58,8% berbanding 32,4%.
Menurut Gema, selisih elektabilitas yang sangat lebar antara Prabowo-Gibran dan Anies-Cak Imin disebabkan oleh migrasi pendukung Ganjar-Mahfud yang lebih dekat secara ideologis dengan Prabowo-Gibran. Ia juga menambahkan bahwa Anies-Cak Imin sudah dianggap sebagai representasi politik Islam, sehingga sulit menarik pemilih nasionalis.
Survei LSN ini melibatkan 1.420 responden yang dipilih secara acak berjenjang. Survei ini memiliki margin of error sebesar +/- 2,6% dengan tingkat kepercayaan 95%. Validasi data mengacu pada data kependudukan yang dikeluarkan BPS.







