IndonesiaBuzz; Wonogiri, 9 Februari 2026 – Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) yang diluncurkan di Desa Pulutan Wetan dan Desa Gumiwang Lor, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Senin (9/2/26), diproyeksikan menjadi pengungkit utama pertumbuhan ekonomi desa berbasis potensi lokal.
Program yang dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas antardesa, memperlancar arus distribusi hasil produksi, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar.
Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Sriyanto Saputro, menegaskan bahwa PISEW merupakan instrumen strategis pemerintah dalam memperkecil kesenjangan pembangunan wilayah, khususnya antara kawasan perkotaan dan perdesaan.
“PISEW dirancang untuk mendorong aktivitas ekonomi desa. Ketika infrastruktur jalan, jembatan, air bersih, dan sanitasi dibangun dengan baik, biaya logistik menurun, produktivitas meningkat, dan peluang usaha masyarakat semakin terbuka,” ujar Sriyanto.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur pendukung sektor pertanian, peternakan, dan perikanan melalui PISEW berpotensi menciptakan efek berganda (multiplier effect), mulai dari peningkatan pendapatan petani hingga tumbuhnya usaha mikro dan ekonomi kreatif di tingkat desa.
Pandangan serupa disampaikan Anggota DPRD Wonogiri, Arum Subekti. Menurutnya, pendekatan PISEW yang berbasis potensi lokal menjadikan desa tidak lagi sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama penggerak ekonomi daerah.
“Dengan infrastruktur yang memadai, desa memiliki daya saing. Produk lokal lebih mudah dipasarkan, mobilitas masyarakat meningkat, dan ketergantungan terhadap pusat kota dapat dikurangi,” kata Arum.
Camat Wuryantoro, Soemardjono Fadjari, menyatakan kesiapan pemerintah kecamatan untuk mengawal keberlanjutan program agar manfaat ekonomi yang dihasilkan tidak bersifat jangka pendek.
“Kami mendorong agar infrastruktur yang dibangun benar benar dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dan dirawat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Peluncuran PISEW di Wuryantoro juga mendapat dukungan pengamanan dari Polsek Wuryantoro guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, melalui Kasihumas AKP Anom Prabowo menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama keberhasilan pembangunan desa.
“Pembangunan ekonomi tidak akan berjalan tanpa situasi yang aman dan kondusif. Karena itu, Polri mendukung penuh program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dengan mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi lokal, Program PISEW diharapkan mampu mempercepat transformasi desa menjadi pusat pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Wonogiri, sekaligus memperkokoh fondasi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri)







