IndonesiaBuzz: Solo, 21 Juni 2025 — Setelah sempat ditutup sementara oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, rumah makan legendaris Ayam Goreng Widuran kembali membuka usahanya pada Jumat (20/6/2025). Pembukaan kembali restoran yang berdiri sejak 1973 ini dilakukan setelah pengelola memenuhi seluruh arahan Pemkot Solo terkait kejelasan informasi produk nonhalal.
Pantauan di lokasi, rumah makan di Jalan Sutan Syahrir itu kembali melayani pembeli sejak pagi. Kalimat ‘Non Halal’ kini terpampang jelas di spanduk depan restoran, serta pada kemasan, etalase, dan berbagai media promosi di dalamnya.
“Sesuai arahan Pemkot, minggu lalu kami sudah diperbolehkan buka kembali. Per hari ini, tanggal 20 Juni, kami sudah mulai buka kembali,” kata Victor, perwakilan manajemen Ayam Goreng Widuran.
Victor menyebut pihaknya telah melakukan perbaikan sesuai instruksi Wali Kota Solo Respati Ardi dan Pemkot Solo. Tujuannya agar tidak terjadi kesalahpahaman publik terkait menu yang disajikan.
“Kami sudah melabeli seluruh produk dan area pelayanan dengan penanda nonhalal. Karyawan juga kami wajibkan menyampaikan informasi kehalalan produk kepada pembeli,” ujarnya.
Sejumlah karyawan terlihat kembali beraktivitas di dapur dan area pelayanan. Sementara itu, pembeli mulai berdatangan, sebagian memilih makan di tempat, sebagian lainnya memesan untuk dibawa pulang.
Ayam Goreng Widuran sempat menjadi sorotan publik setelah diketahui menyediakan menu nonhalal tanpa keterangan yang jelas. Hal itu menimbulkan kegaduhan dan berujung pada penutupan sementara oleh Pemkot Solo sejak 26 Mei 2025.
Setelah dilakukan evaluasi dan diberikan waktu pembenahan, Wali Kota Respati Ardi mengizinkan restoran tersebut untuk kembali beroperasi dengan syarat utama: memberikan keterangan nonhalal secara terbuka dan jelas.



