IndonesiaBuzz: Internasional – Persaingan antara kedua kandidat presiden Amerika Serikat yaitu Donald Trump dan Kamala Harris kian memanas sebelum pemilihan umum pada November mendatang. Keduanya saat ini menggencarkan kampanye mempromosikan diri untuk mendapatkan simpati rakyat negara Paman Sam tersebut.
Kamala Harris meluncurkan kampanyenya, setelah Presiden Joe Biden membatalkan tawaran pemilihannya kembali bulan lalu. Wanita tangguh ini juga telah memperoleh dukungan di empat negara bagian di mana kans kemenangan Trump unggul atas Biden, dilansir dari jajak pendapat New York Times/Siena College pada Sabtu (17/8/2024).
Minggu lalu, Harris memperoleh dukungan 50 persen di antara pemilih di Michigan, Pennsylvania, dan Wisconsin, dibandingkan dengan dukungan Trump sebesar 46 persen di setiap negara bagian.
Pada jajak pendapat baru-baru ini, menunjukkan pertarungan ketat antara kandidat Republik dan Demokrat di wilayah-wilayah penting di negara tersebut. Untuk itu, Trump dan Harris fokus pada Pennsylvania, salah satu dari beberapa negara bagian medan tempur yang diperkirakan penting dalam menentukan hasil pemilu.
Diberitakan, Wakil presiden AS dan calon dari Partai Demokrat itu mengungguli Trump di antara calon pemilih di Arizona dan North Carolina. Kondisi ini telah mempersempit keunggulan mantan presiden dari Partai Republik itu di Georgia dan Nevada.
Dengan Harris sekarang berada di puncak kandidat Partai Demokrat tahun 2024, Trump telah berjuang untuk menemukan cara yang efektif untuk melawan kampanyenya. Tetapi ia telah menghabiskan sebagian besar pidatonya baru-baru ini dengan melancarkan serangan pribadi terhadap identitas Harris.
Jika menilik kebelakang, Trump pernah mengklaim bahwa Biden melakukan kecurangan meluas saat ia mengalahkan pendahulunya pada pemilihan presiden tahun 2020.
Trump kalah dari Biden di Pennsylvania dalam pemilihan itu dengan selisih tipis, tetapi ia mendapat dukungan kuat di daerah pedesaan dan kota-kota kecil.
Dorongan Harris untuk menduduki Gedung Putih telah menghidupkan kembali persaingan pemilu yang sebagian besar gagal mengetuk simpati banyak warga Amerika yang frustrasi dengan pilihan antara Trump dan Biden.
Berdasarkan kabar yang beredar, Harris diperkirakan akan melancarkan kampanyenya dengan melakukan beberapa pemberhentian dalam tur bus keliling kota Pittsburgh, akhir pekan ini. Sedangkan Trump, akan mengadakan rapat umum di kota kecil Wilkes-Barre. @wara-e







