IndonesiaBuzz: Ponorogo, 3 Oktober 2025 – Para perajin batik di Ponorogo terus berupaya menjaga agar industri batik tetap eksis di tengah gempuran zaman. Mereka menilai perlu adanya perhatian serius dari pemerintah agar batik sebagai warisan budaya bisa terus lestari.
Christine Hery Purnawaty, pemilik usaha batik di Ponorogo, menegaskan momentum Hari Batik Nasional yang jatuh pada Kamis 2 Oktober 2025 harus menjadi pengingat pentingnya dukungan untuk industri batik.
“Harus ada perhatian serius dari pemerintah terhadap industri batik tanah air. Kalau perlu ada stimulus agar perajin batik terus berkembang. Apalagi, batik mampu menyerap tenaga kerja lokal,” ujar Christine, Kamis (2/10/25).

Ia berharap masyarakat lebih banyak mengenakan batik lokal, tidak hanya di instansi atau sekolah. Minimal sekali dalam seminggu, masyarakat diharapkan menggunakan batik produksi perajin daerah.
Christine sendiri memproduksi berbagai jenis batik, mulai batik tulis, printing, hingga batik cap. Pada momen Hari Batik Nasional ini, butik miliknya juga ikut serta dalam pameran Inacraft di Jakarta, ajang kerajinan tangan terbesar di Asia Tenggara.
“Inacraft jadi ruang promosi penting agar batik lokal bisa lebih dikenal, tidak hanya di Indonesia, tapi juga internasional,” imbuhnya (As Adil Fajar/Koresponden Ponorogo)







