Monday, March 9, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Humaniora Historia

Pasca Peristiwa Madiun, PKI Sempat Menang Telak di Semarang 1955

by Eko Sigit
September 30, 2025
Reading Time: 2 mins read
Pasca Peristiwa Madiun, PKI Sempat Menang Telak di Semarang 1955

Ilustrasi Kemenangan Partai komunis Indonesia Di semarang pada tahun 1955, pasca peristiwa Madiun 1948. ( foto Ilustrasi IndonesiaBuzz)

IndonesiaBuzz: Humaniora – Setelah Peristiwa Madiun 1948, banyak pihak memprediksi Partai Komunis Indonesia (PKI) akan melemah. Namun, justru sebaliknya. Partai ini bangkit dan mencapai puncak kejayaannya pada Pemilu 1955, pemilu demokratis pertama di Indonesia.

Di Kota Semarang, PKI berhasil mendominasi parlemen daerah. Berdasarkan penelitian mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip), Risdha Nugroho Budiyanto, dalam skripsinya berjudul “Aktivitas Gerwani di Kota Semarang Tahun 1950-1965”, PKI meraih 14 kursi DPRD Peralihan. Sementara, Partai Nasional Indonesia (PNI) dan Nahdlatul Ulama (NU) masing-masing hanya memperoleh tiga kursi. Partai Baperki meraih dua kursi, sedangkan Masyumi, Partai Katolik, dan PP3RI masing-masing satu kursi.

Dengan hasil ini, PKI bukan hanya menguasai kursi parlemen, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai kekuatan politik utama di kota industri tersebut.

Sejarawan Universitas Negeri Semarang (Unnes), Tsabit Azinar Ahmad, mengatakan, dominasi PKI di Semarang tak lepas dari basis massa buruh yang kuat. “PKI itu kuat di kalangan buruh, Semarang pada waktu itu industrinya juga sedang berkembang. Meski pasca Peristiwa Madiun, pemilih PKI tetap banyak,” ujarnya, Selasa (30/9/2025).

BeritaTerkait

Sadranan Kajoran Jadi Simbol Sinergi Warga dan Karaton Surakarta

Kirab Gunungan Warnai Sadranan Kraton Surakarta di Makam Ki Ageng Perwito Klaten

Menurut Tsabit, strategi PKI yang menyasar masyarakat menengah ke bawah menjadi faktor penting perkembangan partai tersebut. “Pada pemilu 1955, angka PKI paling tinggi jika dibandingkan PNI dan NU. Hampir di semua lokasi pemilihan di Semarang, PKI menang,” tambahnya.

Kuatnya basis massa PKI juga terkait peran Semaoen, tokoh pergerakan buruh dan pendiri PKI. Sejak awal berdirinya, partai ini mendapat perhatian pemerintah kolonial Hindia Belanda. Semaoen yang sebelumnya aktif di Serikat Islam (SI) berhasil menambah jumlah anggota PKI di Semarang hingga puluhan ribu orang dalam waktu satu tahun.

Namun, kepemimpinan partai berpindah ke Tan Malaka setelah Semaoen dikirim ke Uni Soviet untuk menghadiri kongres internasional. PKI pada masa itu sempat mengalami pasang surut karena berbenturan dengan pemerintah terkait aksi mogok buruh.

“Dukungan PKI terhadap aksi buruh memang menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi, partai dicintai rakyat kecil, tapi di sisi lain, tekanan pemerintah semakin keras. Bahkan pada 1923, Semaoen ditahan karena pemogokan buruh kereta api dan akhirnya diusir ke Amsterdam,” kata Tsabit.

Kemenangan PKI di Semarang menjadi cermin bahwa strategi yang menyentuh akar masyarakat khususnya kelas pekerja memberikan kekuatan politik yang signifikan, meski diwarnai dinamika konflik dan tekanan kolonial. (red)

Tags: Aktivitas Gerwani di Kota Semarang Tahun 1950-1965MasyumiPartai BaperkiPartai KatolikPartai Nasional Indonesia (PNI) dan Nahdlatul Ulama (NU)Peristiwa Madiun 1948pkipki menang telak di semarang
Share221SendScan

Trending

Dukung Swasembada Pangan, Polres Madiun Tanam Jagung Serentak di Desa Sareng
News

Dukung Swasembada Pangan, Polres Madiun Tanam Jagung Serentak di Desa Sareng

14 hours ago
Tadarus Budaya Ngawi, Puluhan Seniman Reog Ponorogo Unjuk Kebolehan
News

Tadarus Budaya Ngawi, Puluhan Seniman Reog Ponorogo Unjuk Kebolehan

14 hours ago
CSR Penebaran 1 Ton Ikan di Sungai Timang, Polres Wonogiri Kawal Program Pelestarian Lingkungan
News

CSR Penebaran 1 Ton Ikan di Sungai Timang, Polres Wonogiri Kawal Program Pelestarian Lingkungan

2 days ago
Oknum Satpol PP Kota Madiun Diduga Tipu Warga Rp150 Juta dengan Modus Janjikan Lolos PPI
News

Oknum Satpol PP Kota Madiun Diduga Tipu Warga Rp150 Juta dengan Modus Janjikan Lolos PPI

2 days ago
Polres Ngawi Gelar Pasar Murah, Upaya Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran
News

Polres Ngawi Gelar Pasar Murah, Upaya Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran

2 days ago
Indonesiabuzz.com

Enter your email address

TERBARU

Dukung Swasembada Pangan, Polres Madiun Tanam Jagung Serentak di Desa Sareng

Dukung Swasembada Pangan, Polres Madiun Tanam Jagung Serentak di Desa Sareng

March 8, 2026
Tadarus Budaya Ngawi, Puluhan Seniman Reog Ponorogo Unjuk Kebolehan

Tadarus Budaya Ngawi, Puluhan Seniman Reog Ponorogo Unjuk Kebolehan

March 8, 2026

TERPOPULER

Satpol PP Ngawi Gerak Cepat Tindaklanjuti Aduan THM Buka Saat Ramadhan

Gasak Rp48 Juta dan Dua Motor, Residivis Ngawi Dibekuk di Kediri

Tadarus Budaya Ngawi, Puluhan Seniman Reog Ponorogo Unjuk Kebolehan

BPKAD Kabupaten Madiun Gelar Pembinaan Pencegahan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In