IndonesiaBuzz: Wonogiri, 11 Februari 2026 – Pemerintah Kabupaten Wonogiri mematangkan rencana pembangunan kembali Pasar Slogohimo yang terbakar pada September 2023. Melalui pertemuan dan audiensi bersama sekitar 400 pedagang terdampak, Selasa (10/2/26), pemkab memastikan proses rekonstruksi memasuki tahap persiapan teknis dan sosial.
Audiensi yang digelar di Pendopo Kecamatan Slogohimo itu dihadiri langsung Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, anggota DPRD Wonogiri Dapil III, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta unsur Forkopimcam. Pertemuan berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 15.30 WIB dalam suasana tertib dan kondusif.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Kabupaten Wonogiri, Wahyu Widyawati, memaparkan bahwa pembangunan pasar direncanakan dimulai pada 2026 dengan konsep bangunan satu lantai. Secara tata ruang, posisi bangunan akan dimundurkan sekitar 14 meter dari as jalan guna meningkatkan aspek keselamatan dan penataan kawasan.
“Total anggaran pembangunan Pasar Slogohimo mencapai Rp17,17 miliar, bersumber dari bantuan Pemerintah Provinsi sebesar Rp10 miliar dan sisanya dari APBD Kabupaten Wonogiri. Proses lelang direncanakan Februari-Maret 2026, pembangunan April hingga November, dan peresmian pada Desember 2026,” jelas Wahyu.
Dalam sesi dialog, pedagang menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari penataan kios dan los agar tidak merugikan pedagang lama, transparansi mekanisme pelelangan, pengaturan area parkir, hingga permintaan agar retribusi pasar tidak mengalami kenaikan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Setyo Sukarno menegaskan bahwa perlindungan terhadap pedagang lama menjadi prinsip utama pembangunan kembali pasar. Ia memastikan tidak ada pedagang yang dirugikan dalam proses penataan ulang.
“Pedagang lama tetap menjadi prioritas utama. Selama proses pembangunan, pasar darurat tetap bisa digunakan dan tidak ada penarikan retribusi,” tegasnya.
Dari sisi keamanan, Polres Wonogiri menyatakan dukungan penuh terhadap jalannya dialog antara pemerintah daerah dan pedagang. Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo, menyebut komunikasi terbuka menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami mengapresiasi komunikasi terbuka antara pemerintah daerah dan para pedagang. Polres Wonogiri memastikan pengamanan kegiatan berjalan optimal sehingga aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan aman dan tertib,” ujarnya.
Pengamanan kegiatan melibatkan delapan personel Polsek Slogohimo dan lima personel Koramil Slogohimo. Secara keseluruhan, audiensi dan sosialisasi pembangunan Pasar Slogohimo berlangsung aman, tertib, dan terkendali.
Pembangunan kembali Pasar Slogohimo diharapkan tidak hanya memulihkan aktivitas ekonomi warga pascakebakaran, tetapi juga menghadirkan fasilitas perdagangan yang lebih tertata, aman, dan berdaya saing bagi pelaku usaha lokal. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri)







