IndonesiaBuzz: Kuliner – Tradisi lama masyarakat Jawa kembali mencuri perhatian. Nasi Wiwit, yang dahulu disajikan untuk mengawali prosesi panen padi sebagai bentuk rasa syukur petani, kini berkembang menjadi kuliner lokal khas Klaten.
Dulu, Nasi Wiwit dihidangkan bersama doa di sawah sebelum petani memanen padi. Hidangan berupa nasi putih lengkap dengan ingkung ayam, sayur urap, telur rebus, tempe bacem, dan sambal ini disantap bersama-sama oleh petani, tokoh masyarakat, dan warga sekitar. Prosesi tersebut diyakini sebagai wujud penghormatan kepada bumi dan hasil pertanian.
Seiring waktu, tradisi ini tak hanya bertahan sebagai ritual, tetapi juga diangkat sebagai kuliner khas daerah. Beberapa desa di Klaten mulai menyajikan Nasi Wiwit sebagai menu di rumah makan dan acara adat. Keberadaan Nasi Wiwit kini menarik perhatian wisatawan yang ingin menikmati cita rasa kuliner tradisional sekaligus mengenal budaya lokal.
Transformasi Nasi Wiwit dari ritual ke kuliner lokal menjadi bukti bahwa kearifan tradisi dapat hidup berdampingan dengan tren wisata kuliner masa kini. Dengan begitu, masyarakat setempat tidak hanya menjaga nilai-nilai budaya, tetapi juga meningkatkan daya tarik ekonomi melalui potensi kuliner tradisional. @eko-m







