IndonesiaBuzz: Pacitan, 27 Juli 2025 – Depot Mie Ayam Ijo yang berlokasi di Desa Nogosari, Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, mencuri perhatian para pecinta kuliner meski berada di lokasi terpencil. Ciri khas mie berwarna hijau alami hasil campuran adonan tepung dan daun sawi hijau menjadikan depot ini punya keunikan tersendiri di antara banyaknya penjual mie ayam lainnya.
Dalam sehari, depot yang dikelola oleh Pak Antok (50) ini mampu menjual hingga 200 porsi mie ayam. Menariknya, jika jumlah tersebut habis, depot memilih tidak menambah bahan demi menjaga konsistensi rasa dan kesegaran.
“Konsistensi rasa, dan kesegaran bahan-bahan pilihan adalah kunci masakan bisa diterima oleh pembeli,” ungkap Pak Antok kepada IndonesiaBuzz, Minggu (27/7/25) siang.
Mie ayam ijo ini disajikan dengan limpahan sayur sawi hijau dan putih, racikan minyak bumbu rahasia, serta potongan ayam bumbu kecap yang menggugah selera. Meski menyediakan menu bakso sebagai pendamping, mie ayam ijo tetap menjadi favorit utama pengunjung.
Rahma Hapsari (17), salah satu pengunjung, bahkan rela menempuh jarak 30 kilometer demi semangkuk mie ayam ijo. “Mie ayam di luar sana banyak sekali yang jual, tapi mie ijo ini berbeda. Murah, kaya serat, enak, dan nyaman tempatnya,” ujarnya.
Tingginya antusiasme pelanggan juga mendorong Depot Mie Ayam Ijo untuk memperluas usahanya. Dalam waktu dekat, cabang kedua akan dibuka di Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Pacitan, agar dapat melayani pelanggan yang berasal dari pusat kota.
Dengan keunikan, rasa otentik, serta rencana ekspansi, Depot Mie Ayam Ijo kian mengukuhkan diri sebagai salah satu ikon kuliner lokal Pacitan.(Jiwo/Koresponden Pacitan)






