IndonesiaBuzz: Mojokerto, 24 September 2025 – Lapas Kelas IIB Mojokerto terus mengembangkan berbagai program pembinaan produktif bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Salah satu program unggulan yang dinilai memberikan hasil signifikan adalah Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Melalui program ini, WBP tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga diarahkan untuk lebih produktif dan mandiri.
Selain itu, lapas juga mengembangkan peternakan kambing yang berfungsi ganda, yaitu sebagai sarana pelatihan keterampilan beternak sekaligus untuk memenuhi kebutuhan konsumsi protein hewani.
Tidak hanya itu, lahan di lingkungan lapas dimanfaatkan untuk bercocok tanam komoditas hortikultura seperti cabai dan terong. Hasil panen digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur lapas sekaligus menjadi media pembelajaran langsung bagi para WBP.
Menurut Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan, inovasi tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata pemasyarakatan dalam mendukung visi pemerintah menuju bangsa yang sejahtera dan berdaya saing.
“Kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dan 13 Program Akselerasi IMIPAS. Kami ingin WBP memiliki bekal keterampilan yang berguna setelah selesai menjalani masa pidana,” ujar Rudi, Rabu (24/9/2025).
Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan WBP, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional. (Teguh Tri/Koresponden Mojokerto)







