IndonesiaBuzz: Jakarta, 10 Maret 2024 – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan Direktur Utama PT Taspen, Antonius Kosasih, terkait kasus dugaan korupsi investasi fiktif di perusahaan tersebut untuk tahun anggaran 2019. Kasus ini saat ini tengah diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (8 Maret 2024), Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang mengumpulkan alat bukti terkait dengan dugaan korupsi dalam kegiatan investasi fiktif di PT Taspen. “Tindakan ini merupakan respons terhadap laporan masyarakat dan merupakan wewenang KPK untuk melakukan penyidikan terkait kasus ini,” ujar Ali Fikri.
Erick Thohir menyampaikan komitmen Kementerian BUMN untuk tetap bersikap profesional dan transparan dalam menghadapi situasi ini. “Kami selalu menghormati proses hukum, termasuk yang sedang berlaku terhadap kasus korupsi di PT Taspen. Kasus ini terjadi dalam periode 2016 hingga pertengahan 2019,” ungkap Erick Thohir.
Sejalan dengan pernyataan tersebut, Kementerian BUMN menunjuk Direktur Investasi Biaya Taspen, Rony Henityo Aprianto, sebagai pelaksana tugas Plt Direktur Utama menggantikan Antonius Kosasih.
Komisi Pemberantasan Korupsi juga mengumumkan bahwa proses penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi dengan modus investasi fiktif di PT Taspen telah dimulai. Ali Fikri menambahkan bahwa kasus ini juga melibatkan beberapa perusahaan lain, dan hingga saat ini, beberapa pihak telah ditetapkan sebagai tersangka.
Sesuai dengan kebijakan KPK, identitas tersangka dan rincian lengkap perkara akan diumumkan pada saat penahanan dilakukan. Sementara itu, Antonius Kosasih, sebelum menjabat sebagai Dirut PT Taspen, telah menduduki posisi strategis di berbagai BUMN seperti PT Inhutani (Persero), PT Transportasi Jakarta, dan PT WIKA Realty.
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Antonius Kosasih dilaporkan memiliki total kekayaan senilai Rp 32,58 miliar pada 1 Mei 2020. @cinde






