Tuesday, June 9, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Humaniora Historia

Mengungkap Jalan Ninja Soeharto Menuju Kursi Presiden

by Redaksi IndonesiaBuzz
September 29, 2025
Reading Time: 3 mins read
Mengungkap Jalan Ninja Soeharto Menuju Kursi Presiden

Supersemar 1966: Lengsernya Soekarno, lahirnya Orde Baru. (Ilustrasi: IB)

Di bawah tekanan militer dan situasi yang tidak menentu, Presiden Soekarno mengeluarkan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) di Istana Bogor, yang ditujukan kepada Letjen Soeharto, Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib).

IndonesiaBuzz: Historia – Tahun 1966 bukanlah masa-masa biasa bagi Republik Indonesia. Setelah trauma nasional Gerakan 30 September (G30S) 1965 yang mengguncang fondasi politik, ibukota Jakarta dikuasai oleh demonstrasi masif. Gelombang protes dipimpin oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) dan Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI). Mereka menyuarakan Tri Tuntutan Rakyat (Tritura): Bubarkan PKI, bersihkan Kabinet Dwikora, dan turunkan harga.

Tuntutan ini menjadi alat legitimasi sipil yang sempurna bagi kekuatan anti-komunis dan faksi militer yang dipimpin Letnan Jenderal Soeharto. Di mata publik yang marah dan lelah ekonomi, Soeharto muncul sebagai figur tegas, sementara Presiden Soekarno, yang masih berpegang pada konsep Nasakom, semakin terisolasi.

Supersemar: Selembar Kertas yang Mengubah Sejarah

Titik balik dramatis terjadi pada 11 Maret 1966. Di bawah tekanan militer dan situasi yang tidak menentu, Presiden Soekarno mengeluarkan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) di Istana Bogor, yang ditujukan kepada Letjen Soeharto, Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib).

Meskipun isi otentik Supersemar masih diselimuti misteri dan kontroversi hingga hari ini, intinya memberikan mandat kepada Soeharto untuk “mengambil segala tindakan yang dianggap perlu” demi menjamin keamanan dan stabilitas pemerintahan.

BeritaTerkait

Kraton Surakarta Gelar Kirab Malam Selikuran, Padukan Ritual, Budaya, dan Syiar Islam

Sadranan Kajoran Jadi Simbol Sinergi Warga dan Karaton Surakarta

Soeharto, melalui interpretasi maksimalisnya, segera menggunakan mandat keamanan ini sebagai alat politik untuk menghancurkan pilar-pilar Orde Lama. Tindakan pertamanya sangat menentukan: membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 12 Maret 1966. Tindakan ini tidak hanya memenuhi tuntutan pertama Tritura tetapi juga secara efektif melumpuhkan musuh ideologis terkuat militer dan membuka jalan bagi konsolidasi kekuasaan total.

Mengungkap Jalan Ninja Soeharto Menuju Kursi Presiden
Presiden Soekarno bersama Jendral Soeharto. (Foto: Istimewa)

Manuver Kontitusional: Menguasai Kabinet dan Membalikkan Haluan

Setelah Supersemar, kekuasaan Soeharto semakin nyata. Ia ditugaskan membentuk Kabinet Ampera dan menjadi Ketua Presidium, secara resmi menguasai cabang eksekutif.

Pengendalian ini segera diikuti dengan perubahan drastis dalam kebijakan luar negeri. Orde Baru menarik diri dari politik Konfrontasi Soekarno yang agresif dan memilih jalur pragmatisme. Dalam waktu singkat, Indonesia kembali menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan memperbaiki hubungan diplomatik dengan Malaysia dan Singapura. Pergeseran haluan ini menunjukkan bahwa Soekarno telah kehilangan kendali de facto atas arah negara.

Melengserkan Proklamator: Penolakan Nawaksara di MPRS

Meskipun kekuasaan praktis berada di tangan Soeharto, ia masih membutuhkan legitimasi de jure untuk melengserkan Soekarno secara resmi. Institusi yang digunakan adalah Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS).

MPRS menuntut pertanggungjawaban dari Sukarno mengenai G30S, krisis ekonomi, dan kemunduran moral. Soekarno merespon dengan pidato Nawaksara (Sembilan Kata), namun secara strategis ia menolak menjelaskan perannya dalam G30S, bahkan menyebutnya sebagai Gestok (Gerakan 1 Oktober), yang memicu penolakan keras.

Penolakan MPRS terhadap Nawaksara menjadi dasar legal yang dicari Soeharto. Pada tahun 1967, MPRS mengeluarkan Ketetapan MPRS No. XXXIII/MPRS/1967 tentang Pencabutan Kekuasaan Pemerintah Negara dari Presiden Soekarno. Pencabutan ini didasarkan pada tuduhan bahwa Soekarno telah melindungi tokoh-tokoh yang terlibat G30S. MPRS kemudian mengangkat Soeharto sebagai Pejabat Presiden.

Formalisasi Orde Baru dan Warisan Sejarah

Proses panjang transisi mencapai puncaknya pada 26 Maret 1968. MPRS secara resmi mengangkat Jenderal Soeharto sebagai Presiden Republik Indonesia penuh. Peristiwa ini menandai berakhirnya era Orde Lama yang penuh gejolak dan dimulainya secara formal era Orde Baru, sebuah rezim yang akan bertahan selama 32 tahun ke depan.

Transisi 1966-1968 adalah contoh klasik bagaimana krisis politik dapat dimanfaatkan untuk mengubah struktur kekuasaan secara fundamental, dari otokrat ideologis menjadi otokrat militeristik.

Warisan historis proses ini terus bergema; di era Reformasi, MPR mencabut Ketetapan MPRS XXXIII/1967 untuk memulihkan nama baik Soekarno, sebuah pengakuan implisit bahwa pelengseran beliau didorong oleh kebutuhan politik Orde Baru, bukan semata-mata kesalahan konstitusional. Jalan Soeharto ke Istana adalah pelajaran abadi tentang intrik di balik lahirnya sebuah rezim baru. @indonesiabuzz

Tags: G30SHistoriaHumanioraKesaktian PancasilaMPRSOrde Baruorde lamasejarahSejarah IndonesiasoehartosoekarnoSupersemar
Share222SendScan

Trending

Auto Draft
Halo Jatim

KAI Daop 7 Operasikan Luxury Lounge di Stasiun Caruban

4 hours ago
Kepala BGN Baru Siapkan Perombakan Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Mampu Berpotensi Dicoret dari Penerima Manfaat
News

Kepala BGN Baru Siapkan Perombakan Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Mampu Berpotensi Dicoret dari Penerima Manfaat

6 hours ago
KPK Gelar OTT di Muara Enim, Bupati dan Sejumlah Pejabat Diamankan
News

KPK Gelar OTT di Muara Enim, Bupati dan Sejumlah Pejabat Diamankan

6 hours ago
DPR dan Pemerintah Sepakati Usia Pensiun Polisi Naik Jadi 59-60 Tahun, Regenerasi dan Karier Jadi Pertimbangan Utama
News

DPR dan Pemerintah Sepakati Usia Pensiun Polisi Naik Jadi 59-60 Tahun, Regenerasi dan Karier Jadi Pertimbangan Utama

7 hours ago
Sidokkes Polres Wonogiri Pastikan Keamanan Menu Makan Bergizi Gratis, Seluruh Sampel Bebas Zat Berbahaya
News

Sidokkes Polres Wonogiri Pastikan Keamanan Menu Makan Bergizi Gratis, Seluruh Sampel Bebas Zat Berbahaya

7 hours ago
Indonesiabuzz.com

Enter your email address

TERBARU

Auto Draft

KAI Daop 7 Operasikan Luxury Lounge di Stasiun Caruban

June 8, 2026
Kepala BGN Baru Siapkan Perombakan Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Mampu Berpotensi Dicoret dari Penerima Manfaat

Kepala BGN Baru Siapkan Perombakan Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Mampu Berpotensi Dicoret dari Penerima Manfaat

June 8, 2026

TERPOPULER

Atlet Muda Wushu Ngawi Bersinar di Kejurprov Jatim 2026, Raih Lima Emas dan Enam Perak

CV. Bangkit Apresiasi Pemkot Madiun Batalkan Tender Gedung Rawat Inap

Teror Surat Kaleng Berujung Tindakan Tak Pantas, Dewi Persik Laporkan ke Polisi

Persinga Ngawi Melaju ke 32 Besar Liga 4 Nasional, Laskar Ketonggo Tumbangkan Persada 2-0

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In