Indonesiabuzz.com : Jatim, 24 Desember 2024 – Pj. Gubernur Jatim, Adhy Karyono mengungkapkan bahwa tercatat ada sebanyak 370 bencana yang terjadi di wilayah Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim), sejak Januari hingga Desember 2024. Hanya di bulan November hingga Dedember saja, tercatat 62 bencana alam akibat cuaca hidrometeorologi basah yang terjadi hingga saat ini.
“Bencana ini berdampak pada 26 Kabupaten/Kota, 88 Kecamatan dan 197 Desa. Akibatnya, 3 orang meninggal dunia, 1 odang mengalami luka berat, 6 orang mengalami luka ringan, serta beberapa infrastruktur mengalami kerusakan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Adhy mengingatkan betapa pentingnya bagi masyarakat untuk selalu update informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), demi antisipasi resiko banjir dan bencana lain yang bisa terjadi.
“Dengan data dan informasi yang lebih detail dan terarah dari BMKG, kita bisa menentukan sektor mana saja yang perlu diperkuat untuk kesiapan dan mitigasi. Dengan begitu, penanganannya bisa lebih efisien,” katanya.

Sementara itu, Kepala BMKG Jawa Timur Dwikorita Karnawati menjelaskan bahwa karakter hujan di tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Menurutnya, berdasarkan data yang diperoleh dari satelit, suhu permukaan air laut di sekitar kepulauan Indonesia menunjukkan peningkatan hingga 2°C.
“Kenaikan suhu ini sangat mengkhawatirkan. Dampaknya adalah peningkatan intensitas pembentukan awan hujan yang kita sebut sebagai anomali iklim global atau La Nina, meskipun saat ini levelnya masih lemah,” terangnya.
Hal itu menyebabkan peningkatan curah hujan yang menyebabkan sirkulasi siklonik dapat terbentuk dan menimbulkan munculnya bibit-bibit siklon yang menciptakan angin kencang dan hujan lebat. (Puthut-Red)







