IndonesiaBuzz: Wonogiri, 8 Januari 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Wonogiri terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Chewy Louis Group yang dirangkaikan dengan pelatihan keterampilan cocorope, Rabu (7/1/26), di Aula Lapas Wonogiri.
Penandatanganan kerja sama dilakukan secara resmi oleh Kepala Lapas Kelas IIB Wonogiri Siswarno bersama perwakilan Chewy Louis Group, serta disaksikan oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) dan Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja). Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam membuka akses pembinaan berbasis keterampilan yang aplikatif dan bernilai ekonomi bagi WBP.
Kepala Lapas Kelas IIB Wonogiri Siswarno menegaskan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga pemasyarakatan dalam menyiapkan warga binaan agar lebih mandiri dan siap kembali ke tengah masyarakat.
“Melalui kerja sama dengan Chewy Louis Group dan pelatihan cocorope ini, kami ingin membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang aplikatif dan memiliki nilai ekonomi. Harapannya, setelah bebas nanti mereka mampu hidup mandiri, produktif, serta berkontribusi positif di masyarakat,” ujar Siswarno.
Dalam pelaksanaan kegiatan, para WBP mengikuti pelatihan pembuatan cocorope yang dipandu langsung oleh instruktur dari Chewy Louis Group. Pelatihan berlangsung dengan antusiasme tinggi, di mana peserta dibekali pemahaman dasar hingga keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha secara mandiri.
Program pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis WBP, tetapi juga membangun kepercayaan diri, etos kerja, serta kesiapan mereka menghadapi proses reintegrasi sosial setelah menyelesaikan masa pidana.
Lapas Kelas IIB Wonogiri menyatakan optimisme bahwa kolaborasi dengan sektor swasta seperti Chewy Louis Group akan terus memperkuat kualitas pembinaan kemandirian. Sinergi tersebut sekaligus menjadi wujud nyata pelaksanaan sistem pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan.(@Yudi S/Koresponden Wonogiri)







