IndonesiaBuzz: Solo, 26 Agustus 2025 – Kraton Surakarta Hadiningrat menggelar rapat persiapan Garebeg Mulud tahun Dal 1959 tahun 2025 atas perintah dari SISKS Pakoe Boewono (PB) XIII.
Rapat ini dipimpin oleh KGPH Adipati Dipokusumo selaku Pengageng Parentah Kraton Surakarta Hadiningrat, dan berlangsung di Plataran Sasono Hadi, Kraton Surakarta Hadiningrat, pada hari Minggu (26/8/25) malam.
Dalam rapat tersebut, hadir Kakak perempuan PB XIII, yaitu GKR Alit, serta beberapa adik PB XIII, seperti GRAy. Koes Rahmaniyah, GRAy. Koes Raspiyah.
Dalam rapat tersebut pihak kraton membahas serangkaian acara Garebeg Mulud yang akan dimulai dengan jamasan perangkat gamelan pada Sabtu (25/8/25), dan akan mencapai puncaknya dengan Kirab Gunungan pada Kamis, (5/9/25).
Para Abdi Dalem dan Sentono Dalem yang hadir pada rapat tersebut membahas berbagai aspek, termasuk kelengkapan sarana dan prasarana, tata laksana, jadwal pelaksanaan sesi-sesi tertentu, serta orang-orang yang akan terlibat dalam gelaran Garebeg Mulud.
Adik PB XIII, KGPH Adipati Drs. Dipokusumo, menjelaskan bahwa Garebeg Mulud adalah sebuah peringatan yang bertujuan untuk memperingati Maulid Nabi atau Sekatenan sebagai bentuk penghormatan terhadap hari lahirnya Nabi Muhammad SAW.
“Rangkaian kegiatan yang telah disiapkan akan dimulai pada tanggal 25 Agustus 2025 dengan Jamasan Pusaka Gongso (Gamelan) Sekati Kanjeng Kyai Guntur Madu dan Kanjeng Kyai Guntur Sari. Gamelan ini nantinya akan digunakan dalam upacara Garebeg Mulud yang akan diadakan di Masjid Agung Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat,” jelas Adipati Dipokusumo.
Adipati Dipokusumo juga menjelaskan bahwa Masjid Agung Kagungan Dalem Kraton Surakarta Hadiningrat memainkan peran penting dalam rangkaian kegiatan ini. Pada tanggal 5 September, pusaka gamelan kraton akan dikeluarkan dan diserahkan di Masjid Agung kepada Tafsir Anom oleh utusan Dalem. Setelah itu, gamelan pusaka akan dibunyikan untuk pertama kalinya. (Nem)







