IndonesiaBuzz: Bojonegoro, 3 Agustus 2026 – Musibah kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Ketangi, Desa Kepohkidul, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (2/8/26) malam. Satu unit rumah beserta dua sepeda motor yang berada di dalamnya hangus dilalap api, sementara kobaran sempat merembet ke bangunan di sebelahnya sebelum berhasil dipadamkan petugas.
Rumah yang terbakar diketahui milik Wan alias Mail (50). Kebakaran juga berdampak pada rumah milik Raminto yang berada di sisi barat lokasi kejadian. Beruntung, api dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas ke permukiman lain yang berada di sekitar lokasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatr) Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo, mengatakan laporan pertama diterima dari Kepala Desa Kepohkidul pada pukul 19.14 WIB. Merespons laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi.
“Petugas berangkat menuju lokasi pukul 19.17 WIB dan sampai di lokasi kejadian pukul 19.25 WIB. Kebakaran dapat dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.00 WIB,” ujar Siswoyo.
Dalam operasi pemadaman, Damkarmatr mengerahkan tujuh personel gabungan yang didukung satu unit armada multiguna dari Pos Kedungadem dan satu unit mobil pemadam dari Pos Baureno. Proses penanganan juga melibatkan personel Satpol PP, Polsek Kedungadem, Koramil Kedungadem, serta warga sekitar yang turut membantu upaya pemadaman.
Berdasarkan hasil pendataan, kebakaran menghanguskan bangunan rumah milik Wan beserta dua unit sepeda motor dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta. Sementara itu, rumah milik Raminto mengalami kerusakan ringan pada bagian kusen dan atap sekitar dua persen dengan nilai kerugian sekitar Rp4 juta.
Meski menimbulkan kerugian material yang cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Menurut Siswoyo, hasil pemeriksaan awal mengindikasikan kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari instalasi di dalam rumah.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran dipicu oleh korsleting arus pendek listrik dari dalam bangunan rumah,” katanya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan instalasi listrik di lingkungan rumah tangga. Siswoyo mengimbau masyarakat untuk secara berkala memeriksa kondisi jaringan listrik, memastikan penggunaan instalasi sesuai standar, serta menghindari penggunaan peralatan listrik yang berpotensi menimbulkan hubungan arus pendek.
Ia juga mengingatkan warga agar segera melaporkan setiap kejadian kebakaran kepada pos pemadam kebakaran terdekat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Menurutnya, layanan pemadaman kebakaran di Kabupaten Bojonegoro diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya, sehingga masyarakat tidak perlu ragu menghubungi petugas saat menghadapi situasi darurat. (M.Tohir /Koresponden Bojonegoro).







