IndonesiaBuzz: Magetan, 12 November 2025 – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan yang baru, Dezi Septiapermana berkomitmen menjalankan penegakan hukum yang profesional dan transparan. Namun, ia menegaskan akan terlebih dahulu melakukan konsolidasi internal serta pemetaan perkara di wilayah hukumnya sebelum mengambil langkah strategis dalam penanganan kasus korupsi.
Hal itu disampaikan Dezi usai menghadiri acara perkenalan dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Magetan di Gedung Surya Graha, Rabu (12/11/25).
“Saya masih konsolidasi dulu dengan para Kasi. Kita pelajari karakter daerah dan kasus kasus yang ada di sini,” ujarnya kepada wartawan.
Dezi mengungkapkan, pendekatan berbasis pemahaman kondisi lapangan penting dilakukan agar langkah penegakan hukum di Magetan berjalan efektif, terukur, dan sesuai dengan prinsip keadilan. Ia juga berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan penegakan hukum tidak hanya represif, tetapi juga preventif.
Berpengalaman menangani berbagai perkara berat di Kejari Lamandau, Kalimantan Tengah termasuk kasus narkotika dengan hukuman mati Dezi menegaskan bahwa profesionalisme menjadi pegangan utama dalam menjalankan tugasnya.
“Mudah-mudahan di Magetan tidak ada kasus seberat itu. Namun, jika ada pelanggaran hukum, tentu akan kami tangani sesuai prosedur dan tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Menanggapi meningkatnya perhatian publik terhadap dugaan kasus korupsi di daerah sekitar, seperti Ponorogo yang kini menjadi sorotan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dezi menyatakan akan mengambil langkah hati hati dan objektif.
“Kita pelajari kondisi lapangan dulu. Yang pasti, penegakan hukum akan dilakukan secara transparan, profesional, dan berkeadilan,” katanya.
Dezi resmi menggantikan Yuana Nurshiyam sebagai Kajari Magetan. Dalam kesempatan yang sama, ia juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah guna menjaga marwah hukum serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kejaksaan.
“Kolaborasi antarinstansi menjadi kunci agar penegakan hukum tidak hanya menindak, tetapi juga mencegah pelanggaran sejak dini,” pungkasnya.
Publik Magetan menaruh harapan besar pada kepemimpinan Dezi Setiaperma untuk memperkuat integritas aparat penegak hukum dan menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi. (Agus Pujiono /Koresponden Magetan)







