IndonesiaBuzz: Wonogiri, 29 Agustus 2026 – Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan dua mobil dan satu sepeda motor terjadi di Jalan Semanu-Pracimantoro, tepatnya di wilayah Mudal, Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jumat (28/8/26) sore.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis di rumah sakit.
Korban diketahui berinisial H (48), perempuan warga Kecamatan Tirtomoyo. Saat kecelakaan terjadi, korban mengendarai sepeda motor matic bernomor polisi AD 5329 CG.
Korban mengalami luka serius akibat kecelakaan tersebut dan langsung dievakuasi ke RS Maguan Husada Pracimantoro untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah tiba di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) Satlantas Polres Wonogiri, kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni Suzuki Ertiga bernomor polisi AD 1654 GM yang dikemudikan OW (25), Suzuki Baleno B 1201 SMS yang dikemudikan EEP (40), serta Honda Beat yang dikendarai korban.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Wonogiri menjelaskan, sebelum kecelakaan, Suzuki Ertiga dan Honda Beat melaju beriringan dari arah Semanu menuju Pracimantoro.
Saat tiba di lokasi kejadian, Suzuki Ertiga diduga bergerak terlalu ke kanan hingga melewati marka tengah jalan.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Suzuki Baleno. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat ketiga kendaraan tidak sempat menghindar hingga akhirnya terjadi benturan beruntun.
Akibat benturan tersebut, pengendara Honda Beat mengalami luka berat dan kemudian dibawa ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Polres Wonogiri melalui jajaran Satlantas langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan kecelakaan. Petugas mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, mengatur arus lalu lintas, mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat, serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim, melalui Kasihumas Iptu Ririn Indrawati, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di jalur yang memiliki tingkat risiko kecelakaan lebih tinggi. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu disiplin berlalu lintas, menjaga posisi kendaraan tetap pada lajurnya, mematuhi marka jalan, serta mengedepankan keselamatan sebagai kebutuhan. Kelalaian sekecil apa pun dapat berakibat fatal,” kata Ririn.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk tidak mengabaikan keselamatan dan disiplin berlalu lintas, terutama ketika melintas di jalan sempit, tanjakan, maupun turunan.
Kepatuhan terhadap marka dan batas lajur serta kewaspadaan dalam berkendara menjadi faktor penting untuk mencegah kecelakaan serupa kembali terjadi.







