IndonesiaBuzz: Boyolali, 21 Juni 2025 – Kecelakaan lalu lintas beruntun (karambol) melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Solo–Semarang, tepatnya di depan SPBU Winong, Kebontimun, Boyolali, pada Sabtu pagi (21/6/2025) sekitar pukul 07.30 WIB. Peristiwa ini sempat membuat arus lalu lintas tersendat karena petugas harus mengevakuasi kendaraan dan membersihkan pecahan kaca serta bodi mobil yang berserakan di lokasi.
Empat kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut adalah mobil Toyota Innova, Mitsubishi L300, sebuah bus penumpang, dan truk tangki. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, satu orang pengemudi, yakni sopir kendaraan L300, mengalami luka-luka setelah sempat terlempar keluar dari kendaraan akibat benturan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Budi Purnomo, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat mobil Toyota Innova melaju dari arah Semarang menuju Solo. “Pengemudi Innova diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak bagian belakang kendaraan L300 yang berjalan searah di depannya,” ujarnya.
Akibat benturan tersebut, kendaraan L300 terdorong hingga berputar ke lajur kanan dan tertabrak oleh truk tangki dari arah berlawanan, yakni Solo menuju Semarang. “Sopir L300 sempat terlepas dari kendaraannya dan terlempar ke bawah. Beruntung tidak ada kendaraan lain yang melindasnya,” jelas Budi.
Setelah itu, L300 yang telah tertabrak truk tangki kembali terpental ke jalur semula dan akhirnya tertabrak lagi oleh bus yang datang dari arah Semarang ke Solo. Kecelakaan beruntun ini menunjukkan betapa cepatnya situasi bisa memburuk di jalan raya ketika pengemudi kehilangan fokus.
Randy, pengemudi Innova yang terlibat dalam kecelakaan, mengaku tidak begitu menyadari secara jelas kronologi insiden. Ia dalam perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta dan mengaku mengemudi dalam keadaan mengantuk. “Saya berjalan sekitar 60 km/jam. Saat itu saya merasa mengantuk dan kurang konsentrasi,” ungkapnya.
Tidak ada luka fisik dialami Randy, namun ia mengaku syok akibat kejadian tersebut. Ia juga menyebut belum sempat beristirahat selama perjalanan panjangnya.
Petugas kepolisian segera melakukan penanganan di lokasi guna mengatur lalu lintas dan menghindari kemacetan berkepanjangan. Kendaraan yang terlibat dievakuasi, dan lokasi dibersihkan dari puing-puing.
Iptu Budi Purnomo mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati dalam berkendara, terutama di jalur-jalur padat dan utama seperti jalan Solo
Semarang. “Istirahat yang cukup dan menjaga konsentrasi sangat penting untuk keselamatan berkendara. Jangan memaksakan diri mengemudi dalam kondisi lelah atau mengantuk,” pesannya.







