IndonesiaBuzz: Jakarta, 26 Januari 2026 – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka kesempatan bagi 101 atlet berprestasi untuk bergabung menjadi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kebijakan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi para atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di ajang olahraga internasional, sekaligus sebagai jaminan keberlanjutan karier mereka setelah masa kompetisi.
Hal itu disampaikan Kapolri saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Jakarta, Senin (26/1/26).
“Dalam rangka memberikan kesempatan dan harapan untuk atlet atlet agar terus berprestasi, Polri memberikan kesempatan kepada 101 atlet official non Polri untuk ikut bergabung menjadi anggota ataupun keluarga besar Polri,” ujar Listyo Sigit.
Kapolri menjelaskan, dari total 101 atlet yang menyatakan minat bergabung, tercatat telah mengoleksi 100 medali, terdiri atas 26 emas, 41 perak, dan 33 perunggu dari berbagai ajang internasional. Rekrutmen dilakukan melalui mekanisme pencarian bakat (talent scouting) sebagai bentuk rekrutmen proaktif bagi atlet berprestasi.
Selain merekrut atlet eksternal, Polri juga secara aktif mendukung pembinaan atlet internal. Pada SEA Games 2025 di Thailand, sebanyak 38 atlet dan official Polri turut ambil bagian dan berhasil menyumbangkan 30 medali, terdiri dari 5 emas, 15 perak, dan 10 perunggu.
SEA Games 2025 sendiri menjadi catatan penting bagi olahraga nasional. Kontingen Indonesia menorehkan prestasi terbaik dalam tiga dekade terakhir dengan raihan 334 medali, yakni 91 emas, 112 perak, dan 131 perunggu.
Sebelumnya, Kapolri juga telah menyampaikan komitmen tersebut saat acara pemberian penghargaan kepada atlet SEA Games 2025 di The Tribrata Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan Polri membuka peluang luas bagi atlet berprestasi yang memiliki cita cita berkarier di institusi kepolisian.
“Kami memberikan apresiasi kepada sekitar 101 atlet non Polri yang memiliki cita cita untuk bergabung menjadi anggota Polri,” ujar Kapolri saat itu.
Listyo menilai, skema rekrutmen berbasis prestasi ini diharapkan dapat menjaga motivasi atlet agar terus berjuang di level internasional dan tidak berhenti setelah ajang tertentu. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada atlet Bhayangkari yang berhasil meraih medali emas.
“Masih banyak ajang internasional ke depan. Kami berharap para atlet terus berprestasi, mengibarkan Merah Putih, serta mengharumkan nama bangsa dan institusi,” pungkasnya.
Dengan kebijakan ini, Polri berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara dunia olahraga dan institusi kepolisian, sekaligus membuka jalur karier berkelanjutan bagi para pahlawan olahraga Indonesia. @yudi







