Indonesiabuzz : Madiun, 20 Oktober 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperkuat upaya pencegahan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang dengan meningkatkan kompetensi dan kedisiplinan Petugas Jaga Lintasan (PJL).
Sebanyak 32 petugas mengikuti pembinaan untuk memastikan pelaksanaan tugas sesuai prosedur dan standar keselamatan perkeretaapian.
Kegiatan tersebut digelar di Kantor Bersama Daop 7 Madiun, Senin (19/10/2026), dan dipimpin langsung oleh VP Daop 7 Madiun, Ali Afandi.
Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kesiapan personel dalam menjaga keamanan perjalanan kereta api sekaligus keselamatan masyarakat yang melintasi jalur rel.
Materi pembinaan meliputi pemahaman regulasi perkeretaapian, penguasaan semboyan dan rambu, serta prosedur pengoperasian palang pintu. Penguatan aspek teknis tersebut ditujukan agar petugas mampu menjalankan fungsi pengamanan perlintasan secara tepat, disiplin, dan sesuai ketentuan.
Selain kemampuan teknis, KAI menekankan pentingnya tanggung jawab, integritas, kewaspadaan, dan kepatuhan terhadap prosedur kerja.
Perusahaan juga memastikan kualifikasi resmi serta sertifikasi petugas sesuai standar keselamatan kerja di lingkungan perkeretaapian.
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kesiapan personel merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga keamanan perjalanan kereta api, terutama di perlintasan sebidang yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar. Melalui pembinaan SDM ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh Petugas Jaga Lintasan tidak hanya handal secara teknis, tetapi juga memiliki tingkat disiplin, kewaspadaan, dan kepedulian yang tinggi terhadap keselamatan masyarakat yang melintas maupun keselamatan perjalanan KA itu sendiri,” ujar Tohari.
Menurut Tohari, penguatan kompetensi petugas juga diikuti inspeksi lapangan secara berkala untuk mengawasi pelaksanaan tugas dan memastikan prosedur keselamatan diterapkan sesuai ketentuan.
KAI Daop 7 Madiun akan melanjutkan pembinaan rutin dan pengawasan intensif sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan serta keamanan operasional.
Langkah ini sekaligus diarahkan untuk membangun budaya keselamatan yang konsisten di seluruh wilayah kerja Daop 7 Madiun.
Melalui peningkatan kompetensi dan kedisiplinan Petugas Jaga Lintasan, KAI berharap pengamanan perlintasan sebidang dapat berjalan lebih optimal sehingga perjalanan kereta api tetap aman dan lancar serta keselamatan pengguna jalan semakin terjaga. (@Red/Hms)





