IndonesiaBuzz: Depok, 4 Februari 2026 – Jenazah Meriyati Roeslani Hoegeng, istri dari mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, dimakamkan secara kedinasan dengan upacara kebesaran Polri di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/2/226).
Sebelum dimakamkan, prosesi pelepasan jenazah dilaksanakan secara resmi di rumah duka yang berlokasi di Pesona Khayangan Estate DG-DH 1 RT 003/028, Mekarjaya, Depok, Jawa Barat. Upacara pelepasan berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga besar almarhumah serta perwakilan institusi Polri.
Prosesi penyerahan jenazah dari pihak keluarga diwakili oleh putra pasangan Jenderal Hoegeng Iman Santoso dan Meriyati Roeslani, Aditya Soetanto. Dalam sambutannya, Aditya menyerahkan jenazah almarhumah kepada Polri untuk dimakamkan secara kedinasan.
“Atas nama keluarga, kami menyerahkan jenazah almarhum Ibu Meriyati Hoegeng untuk selanjutnya diberangkatkan ke tempat pemakaman TPU Giritama, Bogor, dan dimakamkan secara kedinasan dengan upacara kebesaran Polri,” ujar Aditya.
Sementara itu, pihak Polri diwakili oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Widada yang bertindak sebagai inspektur upacara. Wahyu menyatakan penerimaan jenazah almarhumah untuk selanjutnya dilakukan pemakaman secara kedinasan.
“Pada hari ini, atas nama negara, bangsa, dan Polri, kami menerima jenazah almarhum Ibu Meriyati Hoegeng untuk segera diberangkatkan ke TPU Giritama, Bogor, dan dimakamkan secara kedinasan dengan upacara kebesaran Polri,” ucap Wahyu.
Dalam sambutannya, Wahyu juga menyampaikan penghormatan atas sosok Meriyati Hoegeng yang dikenal sebagai pribadi sederhana namun memiliki peran besar dalam mendampingi Jenderal Hoegeng, sosok Kapolri legendaris yang dikenal karena integritas dan keteladanannya.
“Kita berdiri dalam suasana duka mengiringi kepergian almarhumah Ibu Meriyati, seorang istri, seorang ibu, dan pribadi sederhana yang memiliki peran besar,” tuturnya.
Meriyati Roeslani Hoegeng wafat pada usia 100 tahun. Almarhumah dimakamkan di TPBU Giritama, Bogor, di kompleks pemakaman yang sama dengan mendiang suaminya, Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa dan keteladanan keluarga tersebut. @yudi







