IndonesiaBuzz: Denpasar, 2 Oktober 2025 – Indonesia dan Rusia memperkuat kerja sama di bidang hukum melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Bilateral (FKB) Bidang Hukum Indonesia – Rusia yang berlangsung di Denpasar, Bali, pada 29–30 September 2029.
Forum ini merupakan tindak lanjut dari Deklarasi Kemitraan Strategis RI – Rusia yang ditandatangani Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada 19 Juni 2025 di St. Petersburg, sekaligus menandai 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.
“Kerja sama ini harus hasilkan sesuatu yang konkret, merefleksikan kepentingan kedua negara, dan memberi dampak pada masyarakat luas,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam, Duta Besar Mohammad K. Koba, dalam sambutannya.
Dialog hukum internasional
FKB ini menjadi forum pertama di bidang hukum antara Indonesia dan Rusia. Dalam pertemuan tersebut, delegasi kedua negara membahas berbagai prinsip hukum internasional di tengah dinamika geopolitik global.
Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Kementerian Luar Negeri menyoroti adanya kemajuan hukum internasional yang bersamaan dengan meningkatnya ketegangan geopolitik, khususnya di Palestina, Sudan, Laut China Selatan, Selat Taiwan, dan Semenanjung Korea.
“Hal ini memperlihatkan tantangan besar dalam pengembangan hukum internasional di tengah situasi geopolitik yang penuh tekanan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Departemen Hukum Kemlu Rusia menekankan pentingnya menjaga independensi Mahkamah Internasional (ICJ) dari tekanan politik pihak ketiga. “Mahkamah Internasional telah menyelesaikan lebih dari 30 kasus terkait kedaulatan negara, menunjukkan tren positif penyelesaian sengketa melalui jalur yudisial,” katanya.
Komitmen berkelanjutan
Melalui forum ini, Indonesia dan Rusia menegaskan kembali komitmen untuk mendukung penerapan hukum internasional yang adil, setara, dan responsif terhadap perubahan global. Keduanya juga menekankan perlunya menjaga kedaulatan negara serta memperkuat koordinasi bilateral di bidang hukum dan keamanan.
Forum di Bali dihadiri delegasi Indonesia yang terdiri dari pejabat Kemenko Polkam dan Kementerian Luar Negeri, sementara delegasi Rusia dipimpin Direktur Jenderal Departemen Hukum Kemlu Rusia, didampingi Dubes Rusia untuk Indonesia dan Konselor Politik Kedubes Rusia di Jakarta.
FKB Bidang Hukum ini diharapkan menjadi forum berkelanjutan yang mampu memperkuat fondasi kerja sama hukum Indonesia – Rusia, sekaligus mendukung stabilitas regional dan internasional di tengah perubahan geopolitik. (red – Kemenkopolkam)







