IndonesiaBuzz: Surakarta, 2 Mei 2025 – Momentum Hari Pendidikan Nasional yang seharusnya menjadi momen sukacita justru diselimuti duka bagi keluarga besar SDN Petoran, Kelurahan Jebres, Kota Solo. Pada Kamis (1/5/2025) malam, plafon salah satu ruang kelas di sekolah dasar tersebut dilaporkan ambrol. Beruntung, peristiwa itu terjadi saat ruangan dalam kondisi kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Kejadian tersebut mendapat sorotan dari anggota DPRD Solo, Sugeng Riyanto, yang juga merupakan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia menyebut insiden ini sebagai peringatan keras bagi Pemerintah Kota Solo untuk lebih serius memperhatikan kondisi infrastruktur pendidikan.
“Momentum Hari Pendidikan Nasional justru dirundung kejadian di SDN Petoran Jebres, di mana plafon ruang kelas ambrol. Bahkan saya dapat laporan dari warga bahwa plafon aula juga berpotensi menyusul ambrol,” kata Sugeng, dikutip dari Espos, Jumat (2/5/2025).
Ia menilai, peristiwa ini harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh, terutama dalam pengawasan mutu pembangunan serta perawatan fasilitas pendidikan di Solo. “Pemerintah Kota punya tanggung jawab penuh terhadap kualitas pendidikan dari jenjang PAUD hingga SMP, termasuk kondisi fisik sekolah,” lanjutnya.
Sugeng menegaskan bahwa keselamatan siswa dan tenaga pendidik harus menjadi prioritas utama. Ia juga mendesak Dinas Pendidikan Kota Solo segera mengambil tindakan konkret. “Hal seperti ini harus ditangani cepat. Jangan sampai ada korban di kemudian hari karena kelalaian,” tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SDN Petoran dan Dinas Pendidikan Kota Solo belum memberikan keterangan resmi terkait ambrolnya plafon ruang kelas tersebut.







