IndonesiaBuzz: Buzz – Netizen media sosial belakangan ini ramai membagikan gambar lambang Garuda Pancasila berwarna biru dengan tulisan “Peringatan Darurat”.
Gambar ini menjadi viral di berbagai platform, seperti Instagram dan X (Twitter), dan diduga berkaitan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai syarat pencalonan dalam Pilkada 2024.
Apa yang Terjadi?
Gambar lambang Garuda biru tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap putusan MK yang membolehkan partai politik mengajukan calon kepala daerah tanpa perlu memiliki kursi di DPRD.
Putusan ini memicu reaksi luas, termasuk dari DPR yang berencana membahas revisi UU Pilkada. Banyak netizen menggunakan gambar tersebut sebagai simbol untuk mengawal proses Pilkada 2024 agar sesuai dengan putusan MK.
Makna Lambang Garuda Biru
Lambang Garuda biru sebenarnya tidak terkait langsung dengan isu politik. Gambar ini merupakan bagian dari genre “Analog Horor” atau sistem peringatan darurat palsu yang sering digunakan dalam film atau video pendek. Gambar tersebut berasal dari konten YouTube yang sengaja dirancang untuk menimbulkan kesan seram, meski tidak memiliki dasar fakta.
Namun, dalam konteks media sosial saat ini, lambang Garuda biru menjadi simbol protes terhadap situasi politik. Pengguna X dan Instagram mengungkapkan kekecewaan terhadap dugaan upaya memperkuat politik dinasti melalui revisi UU Pilkada yang dianggap mengancam demokrasi.
EWS dan Peringatan Dini di Indonesia
Di sisi lain, sistem peringatan dini (EWS) di Indonesia telah diterapkan sejak November 2022. EWS dirancang untuk memberikan informasi bencana melalui siaran TV digital, yang diinisiasi oleh Kominfo bekerja sama dengan BNPB dan BMKG. Dengan fitur ini, siaran TV digital akan terhenti sementara untuk menampilkan peringatan dini terkait bencana, seperti gempa bumi atau banjir.
Sinyal EWS dikirim berdasarkan kode pos, sehingga hanya wilayah terdampak yang menerima peringatan. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kesiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, sehingga meminimalisir korban jiwa.
Meskipun gambar lambang Garuda biru awalnya tidak memiliki makna politik, netizen telah menggunakannya sebagai simbol protes terkait isu Pilkada 2024. Sementara itu, sistem EWS di Indonesia terus dioptimalkan untuk memberikan informasi dini tentang bencana, memastikan keselamatan warga di seluruh wilayah Indonesia. @indonesiabuzz







